Marzuki klaim Konvensi Demokrat putus oligarki

Sabtu, 31 Agustus 2013 - 12:25 WIB
Marzuki klaim Konvensi...
Marzuki klaim Konvensi Demokrat putus oligarki
A A A
Sindonews.com - Upaya Partai Demokrat yang akan melangsungkan konvensi penjaringan bakal calon presiden (Capres) 2014, dimaksudkan untuk memutus sistem oligarki dalam kepartaian yang biasanya dikuasai ketua umum partai politik.

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Marzuki Alie, konvensi dilakukan untuk membungkam suara masyarakat terhadap Partai Demokrat yang dipersepsikan masih kuat nuansa sistem oligarki-nya.

"Kita tidak ingin lagi ada suara-suara oligarki (sistem) dari masyarakat," kata Marzuki, di Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8/2013).

Marzuki mengatakan, banyak anggapan dari masyarakat terkait niat Demokrat untuk "mengkonvensikan" Capres 2014 hanya pura-pura belaka. Informasi yang beredar, Demokrat melalui Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah "mengantongi" calon pilihannya.

"Kita harus respon suara-suara masyarakat," ujarnya.

Berbeda dengan Marzuki, Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro berkata lain. Sistem oligarki politik di partai berlambang bintang bintang segitiga itu tetap ada.

Siti mengatakan, kuasa penuh ketua umum partai masih mendominasi dalam menentukan bakal calon presiden di Konvensi Demokrat. "Transparasi (peserta konvensi) itu isu yang paling krusial. Ke depan itu menjadi penting untuk semua partai untuk memutus kekuatan oligarki partai," paparnya.

Komite Konvensi Demokrat akhirnya memutuskan 11 nama yang lolos sebagai peserta konvensi. Dari semua peserta yang lolos , Komite baru membolehkan peserta melakukan sosialisasi program setelah tanggal 15 Agustus mendatang.

Inilah nama-nama yang lolos sebagai peserta konvensi, Dino Patti Djalal (Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat), Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Endriartono Sutarto (Mantan Panglima TNI), Hayono Isman (Dewan Pembina Demokrat), Irman Gusman (Ketua DPD), Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan), Pramono Edi Wibowo (mantan Kasad), Sinyo Sarundajang (Gubernur Sulawesi Utara), Ali Masykur Musa (Wakil Kepala BPK), Dahlan Iskan (Menteri BUMN) serta Marzuki Alie (Ketua DPR RI).
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved