JK tak ikut konvensi, Demokrat rugi besar
Kamis, 29 Agustus 2013 - 20:43 WIB
JK tak ikut konvensi, Demokrat rugi besar
A
A
A
Sindonews.com - Ditolaknya undangan untuk mengikuti konvensi di Partai Demokrat oleh Jusuf Kalla (JK), dinilai oleh Guru Besar Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk sebagai kegagalan Partai Demokrat untuk menaikkan pamornya jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Menurutnya, strategi Demokrat dengan menjaring tokoh nasional seperti Jusuf Kalla (JK), sudah kuno. Pasalnya, Demokrat sudah banyak diselimuti oleh kasus-kasus korupsi dan kebanyakan menimpa para petinggi partai dan pemerintahan dari partai Demokrat.
"Jelas Partai Demokrat rugi besar, bahkan sebenarnya Partai Demokrat ingin menaikkan citranya melalui tokoh-tokoh nasional seperti JK. Cuma gagal, apa boleh buat. Saat ini, kurang gengsinya kalau ikut konvensi di Demokrat," tegas Hamdi.
Hamdi mengatakan hal tersebut usai acara Diskusi dan Halal bihalal Partai Serikat Rakyat Independen “Pencalonan Presiden 2014: Popularitas, Elektabilitas dan Kualitas” di DPP Partai Sri, Jalan Guntur, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2013).
Hamdi mengatakan, sosok JK adalah sosok yang memiliki leadership kuat seperti para founding father bangsa Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Hamdi, bisa terlihat dari cara JK dalam mengambil setiap keputusan dengan cepat dan tepat. "JK memiliki leadership yang kuat dan dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat," kata Hamdi.
Menurutnya, strategi Demokrat dengan menjaring tokoh nasional seperti Jusuf Kalla (JK), sudah kuno. Pasalnya, Demokrat sudah banyak diselimuti oleh kasus-kasus korupsi dan kebanyakan menimpa para petinggi partai dan pemerintahan dari partai Demokrat.
"Jelas Partai Demokrat rugi besar, bahkan sebenarnya Partai Demokrat ingin menaikkan citranya melalui tokoh-tokoh nasional seperti JK. Cuma gagal, apa boleh buat. Saat ini, kurang gengsinya kalau ikut konvensi di Demokrat," tegas Hamdi.
Hamdi mengatakan hal tersebut usai acara Diskusi dan Halal bihalal Partai Serikat Rakyat Independen “Pencalonan Presiden 2014: Popularitas, Elektabilitas dan Kualitas” di DPP Partai Sri, Jalan Guntur, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2013).
Hamdi mengatakan, sosok JK adalah sosok yang memiliki leadership kuat seperti para founding father bangsa Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Hamdi, bisa terlihat dari cara JK dalam mengambil setiap keputusan dengan cepat dan tepat. "JK memiliki leadership yang kuat dan dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat," kata Hamdi.
(maf)