Nama Bunda Putri muncul di persidangan Fathanah

Kamis, 29 Agustus 2013 - 18:38 WIB
Nama Bunda Putri muncul...
Nama Bunda Putri muncul di persidangan Fathanah
A A A
Sindonews.com - Nama Bunda Putri seketika muncul dalam sidang lanjutan terdakwa suap kuota impor sapi dan tindak pidana pencucian uang di Kementerian Pertanian (Kementan), Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2013).

Sekalipun masih misterius sosok dan namanya, namun, penyamaran Bunda Putri diduga sebagai orang yang berperan mengurusi para decision maker (pengambil kebijakan).

Hal itu tersingkap saat majelis hakim memperdengarkan hasil sadapan percakapan telepon antara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq dan Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin.

Di tengah-tengah percakapan telepon tersebut, tiba-tiba Ridwan memberikan teleponnya kepada Bunda Putri untuk berbicara dengan Luthfi. Terdengar samar percakapan apa yang sedang dibicarakan Luthfi dengan Bunda Putri. Namun, sosok Bunda Putri terdengar sedang marah-marah karena urusan proyek besar.

Diceritakan dalam percakapan itu, bunda putri lebih banyak mencurahkan isi hatinya soal suatu hal. Luthfi pun menjelaskan bila posisi Bunda Putri memang sulit.

"Sementara bunda yang mengkondisikan decision maker, pekerjaannya kan lebih berat dibanding decision maker karena harus kondisikan decision maker," kata Luthfi kepada Bunda Putri di telepon.

Dalam percakapan itu, Bunda Putri juga sempat menyinggung nama orang yang berkode Pak Lurah dan Haji Susu. Dari percakapan diduga orang tersebut merupakan petinggi di negara ini.

Sementara Luthfi, sempat menyinggung nama Wibi. Terkait haji susu, Luthfi mengatakan, "Tadi saya juga sudah ketemu dia (haji susu) bersama menteri-menteri yang lainnya," ungkapnya.

Selanjutnya, mendengar itu, Bunda Putri mengatakan, "Iya Bunda ini jam 10 ditunggu Dipo kan, sebelum dia ke JCC (Jakarta Convention Center). Bun, nanti kita ketemu sama Mas Boed jam duaan. Udah bunda nunggu di Grand Hyatt saja, supaya enggak usah kemana-mana. Kalau begini caranya, malas deh ngurus TPA-nya," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Mashum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
Candi Prambanan Jadi...
Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Prabowo dan Modi Resmikan Konservasi
Prabowo Beri Pelukan...
Prabowo Beri Pelukan Hangat Modi, Antar Kepulangan di Bandara YIA
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved