Kemenkes butuh 500 dokter & dokter gigi PTT

Rabu, 28 Agustus 2013 - 23:05 WIB
Kemenkes butuh 500 dokter...
Kemenkes butuh 500 dokter & dokter gigi PTT
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kekurangan 500 dokter dan dokter gigi Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk ditempatkan di daerah terpencil dan sangat terpencil.

Kepala Biro Kepegawaian Kemenkes, Pattiselanno Roberth mengatakan, untuk dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sampai pada pelosok daerah dibutuhkan 1.700 dokter dan dan dokter gigi PTT sebanyak 1.700. Sebelumnya pada Juni lalu Kemenkes sudah mengangkat 302 dokter dan dokter gigi PTT dan saat ini pelepasan dokter PTT sebanyak 972.

Dia mengatakan, kebanyakan para dokter PTT mengisi farmasi untuk daerah sangat terpencil di Provinsi Papua dan Kalimantan. Walaupun jumlah dokter PTT mencapai 60 persen, hal tersebut dinilai masih kurang untuk mengisi daerah terpencil di provinsi lainya.

“Jadi sekitar 500 farmasi daerah oleh para dokter PTT tersebut kurang diminati. Padahal kita sudah akomodir dengan anggaran yang sudah disiapkan,” tandasnya saat ditemui di Kantor Kemenkes, Jakarta, (28/8/2013).

Menurut dia, jabatan untuk menjadi dokter PTT bukanlah paksaan. Kendati demikian, para dokter secara sukarela untuk memilih daerah-daerah yang diminati. Jadi, untuk daerah yang kurang diminati menjadi kosong tetapi tetap harus diisi.

Untuk itu, Kemenkes meminta kepada pemda kabupaten kota dan provinisi untuk menyediakan dokter-dokter lulusan daerah masing-masing. Lanjut dia, permasalahan letak geografis daerah tersebut serta akses komunikasi dan tekhnologi menjadi kendala besar bagi para dokter PTT.

“Mereka juga melihat potensi daerah, sehingga mereka tidak mau memilih di kabupaten pedalaman tertentu. Hal tersebut menjadi permasalahan kosongnya dokter PTT,” kata dia.
(kri)
Berita Terkait
Hepatitis Misterius,...
Hepatitis Misterius, Waspada Jika Anak Alami Gejala Ini
Kemenkes Sebut Kasus...
Kemenkes Sebut Kasus Polio di Indonesia hanya 1, Bukan 4
Kemenkes Beberkan Kronologi...
Kemenkes Beberkan Kronologi Kasus Hepatitis Akut yang Tewaskan 3 Anak di Indonesia
Kemenkes Beri Penghargaan...
Kemenkes Beri Penghargaan Landson, Dukung Gerakan Change Source
Hari Kesehatan Jiwa...
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, Jiwa yang Sehat Pengaruhi Kualitas Hidup
SKAMRT Temukan 7 dari...
SKAMRT Temukan 7 dari 10 Rumah Tangga Konsumsi Air Minum Terkontaminasi
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved