Selain keberanian, butuh kecanggihan KPK usut kasus Migas

Rabu, 21 Agustus 2013 - 08:45 WIB
Selain keberanian, butuh...
Selain keberanian, butuh kecanggihan KPK usut kasus Migas
A A A
Sindonews.com - Peneliti Indonesia Budget Center (IBC), Apung Widadi menilai, selain modal keberanian, KPK harus punya cara kerja yang canggih untuk mengusut suap Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) sampai ke aktor intelektualnya.

Apung mengatakan, suap di sektor migas yang telah merugikan keuangan negara cukup besar setiap tahunnya bukan saja melibatkan pejabat migas yang profesional, tapi terdapat kekuasaan politik dan mafia migas.

"Penerimaan negara yang paling besar disumbang oleh migas. Kalau negara ini sudah direbut oleh mafia, maka penerimaan negara dari migas tidak akan pernah maksimal," ungkap Apung, kepada Sindonews, Rabu (21/8/2013).

Selain itu, kata Apung, dirinya berharap KPK terus mengawasi proses transaksi penjualan migas ditingkat bawah (hilir). Pasalnya, transaksi ditingkat hilir biasanya luput dari pengawasan pejabat diatasnya seperti Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM). "BPK menemukan kerugian negara yang besar dari sektor migas," tegasnya.

Dalam acara talk show di salah satu stasiun televisi, pengamat perminyakan, Kurtubi menegaskan, kerugian negara dari penjualan sektor migas sering terjadi ditingkat teknis. Pelakunya pejabat tingkat bawah yang bermain dengan mafia migas.

Dari itu, Kurtubi meminta SKK Migas yang dinilai telah mencederai kontitusi harus dibubarkan. Kata Kurtubi, setelah menggantikan peran BP Migas yang dibubarkan Mahkamah Kontitusi, SKK Migas telah melakukan kesalahan yang sama yakni membiarkan kerugian negara dari sektor migas yang dijual secara ilegal.

"SKK Migas tidak memiliki peran penting dalam pengelolaan migas. Lebih baik kewenangan itu dikembalikan ke Pertamina dengan pengawasan ketat," ujar Kurtubi.
(maf)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved