PDIP minta SBY hanya ajukan satu calon kapolri
Sabtu, 17 Agustus 2013 - 19:41 WIB
PDIP minta SBY hanya ajukan satu calon kapolri
A
A
A
Sindonews.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hanya mengajukan satu nama calon Kapolri menggantikan Jendral Pol Timur Pradopo.
Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, Ahmad Basarah menjelaskan, permintaan satu nama itu dilakukan agar DPR RI hanya menerima atau menolak nama yang diajukan kepala negara.
"Kita meminta satu nama calon kapolri sehingga DPR hanya menerima dan menolak," kata Basarah di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2013).
Basarah juga mengatakan, alasan lain mereka meminta satu nama calon Kapolri adalah karena tak ingin ada mekanisme pemungutan suara atau voting untuk menentukan pengganti Timur.
"Dan kita menghindari jabatan kapolri dilakukan dengan cara voting. Karena itu kita meminta presiden hanya mengirimkan 1 nama saja," tegasnya.
Pasalnya, jabatan Kapolri adalah posisi yang harus menemukan kesepakatan siapa figur yang dianggap laik untuk menjadi kepala korps baju coklat itu.
"Ini kan Kapolri penting, sama dengan Panglima TNI, kami berharap hanya ada satu calon saja," tuntasnya.
Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, Ahmad Basarah menjelaskan, permintaan satu nama itu dilakukan agar DPR RI hanya menerima atau menolak nama yang diajukan kepala negara.
"Kita meminta satu nama calon kapolri sehingga DPR hanya menerima dan menolak," kata Basarah di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2013).
Basarah juga mengatakan, alasan lain mereka meminta satu nama calon Kapolri adalah karena tak ingin ada mekanisme pemungutan suara atau voting untuk menentukan pengganti Timur.
"Dan kita menghindari jabatan kapolri dilakukan dengan cara voting. Karena itu kita meminta presiden hanya mengirimkan 1 nama saja," tegasnya.
Pasalnya, jabatan Kapolri adalah posisi yang harus menemukan kesepakatan siapa figur yang dianggap laik untuk menjadi kepala korps baju coklat itu.
"Ini kan Kapolri penting, sama dengan Panglima TNI, kami berharap hanya ada satu calon saja," tuntasnya.
(lal)