Kasus Rudi, bukti perilaku koruptif masih tinggi

Kamis, 15 Agustus 2013 - 23:05 WIB
Kasus Rudi, bukti perilaku...
Kasus Rudi, bukti perilaku koruptif masih tinggi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hajriyanto Thohari mengaku memiliki perasaan bercampur aduk, mengenai kasus dugaan suap terhadap tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rudi Rubiandini.

Ia mengaku heran dengan munculnya koruptor baru di Indonesia, meski sudah ada efek jera yang diberikan oleh KPK. "Ketika koruptor ditangkap beberapa koruptor muncul, koruptor-koruptor baru bahkan ada yang usianya muda. Saya sedih menyaksikan perilaku koruptif tak berkurang. Ibaratnya patah tumbuh hilang berganti," tuturnya di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (15/08/2013).

Ia mengusulkan KPK kedepan tak hanya fokus pada pemberantasan tetapi pencegahan. Caranya yakni dengan memanfaatkan satuan pengawas internal, inspektorat jenderal dan inspektorat daerah.

"Kalau KPK caranya seperti itu menangkap koruptor-koruptor baru, sepanjang tahun isinya menangkap koruptor terus tapi tak mencegah. Harusnya KPK cegah korupsi lebih dini, ketika uang negara belum dirugikan. Kalau menangkap koruptor kan uang negara sudah terpakai, dipulangkan uangnya juga sudah susah. Kerugian sudah besar," jelasnya.

Hajriyanto menegaskan jika inspektorat jendral dan inspektorat daerah tak mampu mencegah lahirnya korupsi baru, maka sebaiknya dibubarkan saja. Ia menyebut bahwa negara rugi berlipat ganda saat menemukan dan menangkap koruptor.

"Untuk apa inspektorat daerah dan inspektorat jenderal, atau satuan pengawas internal, jika tak bisa mengendus sejak dini. Akhirnya KPK hanya tangkap koruptor. Korupsi Rp5 milyar, dikembalikan hanya Rp200 juta, negara tetap rugi. Sudah rugi uang negara hilang, menahan koruptor memberi makan, kamar tahanan dan tempat tidur, rugi 3 kali dong," tandasnya.
(stb)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved