Bacaleg Nasdem laporkan KPUD Sulteng ke DKPP

Rabu, 14 Agustus 2013 - 17:35 WIB
Bacaleg Nasdem laporkan...
Bacaleg Nasdem laporkan KPUD Sulteng ke DKPP
A A A
Sindonews.com - Ketua Bapilu Partai Nasdem Sulawesi Tengah (Sulteng), Yahdi Basma hari ini mendatangi kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk melaporkan dugaan pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh KPUD setempat.

"Saya Ketua Bapilu Sulteng menguasakan untuk mengajukan dan mengadukan pelanggaran kode etik yang kami duga dilakukan oleh sejumlah penyelenggara pemilu baik daerah kabupaten, provinsi maupun pusat," kata Yahdi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (14/8/2013).

Yahdi mengatakan, dugaan pelanggaran kode etik itu terkait tidak diloloskannya dua caleg DPRD Toli-Toli dan satu caleg dari Morowali di Provinsi Sulteng dari Nasdem. Tiga caleg tersebut yakni Aziz Bastari, Idam Dahlan dan Imran Haking.

"Dari tiga caleg DPRD Nasdem ini dua diantaranya kami yakini beralasan politik," tandasnya.

Sementara, Ketua DPP Bidang Hukum Nasdem, Taufik Basari menjelaskan KPU tidak meloloskan dengan beberapa alasan yakni Azis diduga mendapatkan kriminalisasi. Sementara Idam pernah diproses hukum karena pernah melakukan demonstrasi terkait pilkada dan dilaporkan terkait penggunaan surat palsu.

Menurutnya, untuk Bastari sebenarnya sudah dinyatakan bebas di sidang tingkat pertama dan tidak terbukti. Namun, MA menganulir dan kemudian di hukum enam bulan untuk penggunaan surat palsu.

"Dengan alasan ini kemudian KPU tidak meloloskan dua nama. Padahal mereka sudah menjelaskan secara real kepada KPU, tentu kita tidak bisa menyamakan dengan kasus pembunuhan atau korupsi," ucapnya.

Sementara, Imran Hakim saat mendaftar KTP-nya kadaluarsa, karena sudah memproses e-KTP, tapi KPU tidak meloloskan.

"Kita berharap pihak KPU melakukan dengan adil setiap kasus, kita minta tiga orang ini masuk ke DCS dan pada waktunya DCT mereka juga masuk," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Koalisi Interdependen...
Koalisi Interdependen Miliki Peluang Besar Usung Anies Baswedan
Momen Akrab AHY Sambut...
Momen Akrab AHY Sambut Surya Paloh di Markas Demokrat
Disebut Dukung Moeldoko...
Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, NasDem: Pada Kurang Gizi Nih
Pengamat Nilai Koalisi...
Pengamat Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Sulit Terwujud, Cawapres Jadi Ganjalan
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved