JK: Ormas jangan bertindak seperti polisi

Selasa, 13 Agustus 2013 - 08:06 WIB
JK: Ormas jangan bertindak...
JK: Ormas jangan bertindak seperti polisi
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) mengingatkan agar organisasi masyarakat (Ormas) tidak bertindak seperti aparat keamanan.

Hal itu disampaikannya saat mengomentari kericuhan ormas Front Pembela Islam (FPI) dengan puluhan pemuda di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

"Apapun organisasi jangan bertindak kayak polisi iya kan. Apalagi melakukan kekerasan," kata JK usai bersilaturahmi dengan BJ Habibie di komplek Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2013).

JK pun meminta aparat Kepolisian untuk mengambil tindakan tegas sekalipun itu dilakukan oleh ormas FPI.

"Apapun organisasinya maupun FPI yang membuat keonaran, yang selalu melanggar aturan harus diambil tindakan hukum ada," tegasnya.

Seperti diberitakan Sindonews, puluhan pemuda di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan terlibat bentrok dengan anggota FPI. Akibat bentrok tersebut dua orang terluka dan harus dirawat intensif di rumah sakit. Hingga saat ini belum diketahui motif terjadinya bentrok tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bentrok itu berlangsung sekira pukul 01.00 WIB, dini hari tadi. Puluhan pemuda di Dusun Gowah, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan diduga melakukan penyerang kepada salah satu tokoh FPI di kawasan tersebut.

"Kejadian awalnya sekira pukul 23.00 WIB dan bentroknya sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Saya sedang mengumpulkan informasi bersama sejumlah kawaan-kawan di lapangan," kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor Anak Cabang (Ancab) Paciran, Ahmad Farid, Senin (12/8/2013).

Farid juga mengaku belum mengetahui motif di balik penyerangan itu. Pihaknya bersama sejumlah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser) sedang berada di lapangan. Informasi awal, puluhan pemuda itu memang berasal dari tiga tempat yang kebetulan sedang berkumpul di kawasan itu.

"Informasinya mereka berasal dari kawasan Blimbing, Bronding dan Sedayu. Ada tim kami yang di lapangan. Dan terakhir, pihak kepolisian melalui Polres Lamongan sudah menangani kasus tersebut," jelasnya.
(kri)
Berita Terkait
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Tampang Empat Anggota...
Tampang Empat Anggota GRIB Jaya Pelaku Perusakan Aset PT KAI di Semarang
Dodi Reza Alex Noerdin...
Dodi Reza Alex Noerdin Hadiri Silaturahmi dengan Ketum Ormas MKGR
Jambore Tuntas Dilaksanakan,...
Jambore Tuntas Dilaksanakan, AMP Lahirkan Kader Pelopor
Sebanyak 150 Ormas Ikut...
Sebanyak 150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024
Muktamar XXI Mathla’ul...
Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Resmi Dibuka, Menag Tegaskan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved