Pendidikan Indonesia stagnan karena minat baca lemah

Selasa, 13 Agustus 2013 - 02:02 WIB
Pendidikan Indonesia...
Pendidikan Indonesia stagnan karena minat baca lemah
A A A
Sindonews.com - Meski telah berusia lebih dari setengah abad, Indonesia belum bisa disebut sebagai negara maju. Salah satu faktor penyebabnya ialah pendidikan Indonesia yang dinilai masih kalah jauh jika dibandingkan dengan negara lain di dunia, bahkan Asia.

Hal ini disampaikan oleh mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi. Menurutnya, kurangnya budaya membaca menjadi alasan utama lambannya kemajuan pendidikan di Indonesia.

"Padahal, syarat kemajuan suatu bangsa terletak pada masyarakatnya yang gemar menimba ilmu. Indonesia yang mayoritas penduduknya Islam sangat sedikit sekali yang gemar membaca. Padahal dalam Alquran, terdapat ayat yang memberikan perintah untuk membaca," kata Hasyim dalam acara Silaturahmi Syawalan Dosen dan Karyawan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (12/8/2013).

Menurut Hasyim, manfaat membaca telah dibuktikan oleh masyarakat barat yang tampak pada kemajuan pendidikannya. Meneliti dan menulis sudah seperti bagian dari kehidupan masyarakat barat, sedangkan di Indonesia, penelitian belum seperti hal itu.

"Manfaat dari meneliti dapat membawa masyarakat kepada pola pemikiran yang logis dan sesuai dengan realita. Sehingga, tidak gampang untuk di hasut apalagi di adu domba," imbuhnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved