Keputusan berkoalisi Demokrat masih wait and see
Senin, 12 Agustus 2013 - 08:01 WIB
Keputusan berkoalisi Demokrat masih wait and see
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini Partai Demokrat belum berpikir untuk koalisi dengan partai politik (parpol) lain untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2014 mendatang.
Keputusan Partai berlambang mercy ini mengenai apakah akan berkoalisi atau tidak di pilpres, ditentukan setelah mengetahui hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.
"Kalau soal koalisi atau tidak kan menunggu Pemilu Legislatif (Pileg)," ujar Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Suaidi Marabessy kepada Sindonews saat dihubungi, Minggu (11/8/2013).
Sebab, jika Demokrat tidak mampu memenuhi syarat besaran ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden, atau presidential threshold (PT) sebesar 20 persen kursi DPR RI, dipastikan akan berkoalisi dengan parpol lain.
Sementara sebaliknya, jika mampu memperoleh 20 persen kursi DPR RI, Partai Demokrat akan mengusung capres dan cawapres sendiri.
"Jadi, nanti hasil Pileg kan memungkinkan apakah Partai Demokrat mencalonkan kandidat sendiri atau koalisi dengan partai lain,"kata pria yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat ini.
Hal demikian dikatakannya menanggapi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di acara open house SBY di Istana Negara, Jakarta pada Kamis 8 Agustus 2013 kemarin.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa kedatangan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di acara open house Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta pada Kamis 8 Agustus 2013 kemarin, sudah direncanakan.
Ditambahkannya, SBY menyambut hangat kehadiran Prabowo di Istana Negara saat itu. Diketahui, ada pesan yang disampaikan SBY kepada Prabowo saat bertemu di kesempatan tersebut. Pesan itu mengenai pencapresan Prabowo di Pilpres 2014 mendatang.
"Presiden sambutannya hangat ya, pak SBY mengatakan Prabowo confirm ya, confirm ya, maju terus ya. Gitu katanya," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon di Jakarta, Sabtu 10 Agustus 2013.
Menurutnya, SBY mengatakan hal demikian tak hanya kepada Prabowo. "Kepada semua orang juga bicara seperti itu, komunikasi yang bagus lah," imbuhnya.
Keputusan Partai berlambang mercy ini mengenai apakah akan berkoalisi atau tidak di pilpres, ditentukan setelah mengetahui hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.
"Kalau soal koalisi atau tidak kan menunggu Pemilu Legislatif (Pileg)," ujar Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Suaidi Marabessy kepada Sindonews saat dihubungi, Minggu (11/8/2013).
Sebab, jika Demokrat tidak mampu memenuhi syarat besaran ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden, atau presidential threshold (PT) sebesar 20 persen kursi DPR RI, dipastikan akan berkoalisi dengan parpol lain.
Sementara sebaliknya, jika mampu memperoleh 20 persen kursi DPR RI, Partai Demokrat akan mengusung capres dan cawapres sendiri.
"Jadi, nanti hasil Pileg kan memungkinkan apakah Partai Demokrat mencalonkan kandidat sendiri atau koalisi dengan partai lain,"kata pria yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat ini.
Hal demikian dikatakannya menanggapi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di acara open house SBY di Istana Negara, Jakarta pada Kamis 8 Agustus 2013 kemarin.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa kedatangan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di acara open house Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta pada Kamis 8 Agustus 2013 kemarin, sudah direncanakan.
Ditambahkannya, SBY menyambut hangat kehadiran Prabowo di Istana Negara saat itu. Diketahui, ada pesan yang disampaikan SBY kepada Prabowo saat bertemu di kesempatan tersebut. Pesan itu mengenai pencapresan Prabowo di Pilpres 2014 mendatang.
"Presiden sambutannya hangat ya, pak SBY mengatakan Prabowo confirm ya, confirm ya, maju terus ya. Gitu katanya," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon di Jakarta, Sabtu 10 Agustus 2013.
Menurutnya, SBY mengatakan hal demikian tak hanya kepada Prabowo. "Kepada semua orang juga bicara seperti itu, komunikasi yang bagus lah," imbuhnya.
(lal)