Panitia seleksi konvensi Demokrat hanya jadi boneka pemanis

Sabtu, 03 Agustus 2013 - 09:36 WIB
Panitia seleksi konvensi...
Panitia seleksi konvensi Demokrat hanya jadi boneka pemanis
A A A
Sindonews.com - Panitia seleksi yang dibentuk untuk konvensi penjaringan calon presiden (Capres) Partai Demokrat dinilai hanya akan menjadi boneka. Pemilihan panitia konvensi yang melibatkan eksternal partai ini diragukan bisa bekerja independen tanpa campur tangan elite Demokrat.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menilai, yang akan terjadi konvensi akan coba menyitir publik melalui media massa dengan proses yang seolah-olah terbuka.

Pada puncaknya panitia konvensi harus menyampaikan hasil mereka kepada pimpinan tertinggi Partai Demokrat yakni Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk diterima sebagai keputusan partai.

"Panitia seleksi hanya menjadi boneka, sekedar menjadi pemanis. Pada waktu itulah Ketua Dewan Kehormatan Demokrat akan menunjukkan bahwa sesungguhnya tak ada demokrasi yang bisa menabrak keinginan elite partai," ujarnya kepada Sindonews, Sabtu (3/8/2013).

Dengan demikian, lanjut Lucius, jika proses konvensi akhirnya sampai pada tahap menyerahkan nama orang yang tak dijamin akan bisa diajak "bekerja-sama" untuk kepentingan elite Partai Demokrat, maka suara elite yang kemudian akan menentukan siapa capres-cawapres sesungguhnya.

"Sebuah tradisi seperti konvensi ini tak bisa lahir dan bertumbuh pada partai dimana budaya sentralisme keputusan hanya dipegang oleh satu orang," katanya.

Konvensi sebagai media demokratis perekrutan calon pemimpin hanya mungkin terselenggara pada partai yang elitenya juga lahir dari proses berdemokrasi di internal partai. Ia menambahkan, Partai Demokrat jelas masih bermasalah dengan demokrasi internal partai yang masih sentralistik.

"Kondisi ini tak memberikan sumbangsih positif untuk memaknai wacana konvensi saat ini sebagai proses demokrasi di internal Partai Demokrat. Ini hanya cara Partai Demokrat menghalau ketakutan dan kehawatiran akan terkikisnya kekuasaan elite mereka," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved