SBY hanya ajukan nama Moeldoko ke DPR
Selasa, 30 Juli 2013 - 13:39 WIB
SBY hanya ajukan nama Moeldoko ke DPR
A
A
A
Sindonews.com - Pimpinan DPR RI telah menerima surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pengajuan nama calon panglima TNI menggantikan Laksamana TNI Agus Suhartono yang akan memasuki masa pensiun pada 25 Agustus 2013.
Melalui surat tertanggal 23 Juli 2013 hanya tercantum nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Moeldoko yang diajukan SBY kepada pimpinan DPR.
"Suratnya tanggal 23 Juli hanya ada nama Pak Moeldoko. Lalu akan segera kita proses, dan kita serahkan ke Komisi I untuk mengadakan fit and proper test," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2013).
Priyo mengatakan, surat tersebut akan mulai diproses pada minggu ke tiga bulan Agustus setelah memasuki masa sidang berikutnya.
"Akan berproses pada minggu ketiga di bulan Agustus. Jadi, nanti DPR bisa menyetujui atau punya pandangan lain," terangnya.
Politikus Partai Golkar ini pun menilai, Moeldoko merupakan salah satu petinggi TNI yang kiprahnya tak lagi diragukan dan laik menjadi Panglima TNI.
"Jenderal Moeldoko, tentara profesional, saya menaruh harapan dan meyakini proses di DPR akan berjalan dengan lancar," tuntasnya.
Melalui surat tertanggal 23 Juli 2013 hanya tercantum nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Moeldoko yang diajukan SBY kepada pimpinan DPR.
"Suratnya tanggal 23 Juli hanya ada nama Pak Moeldoko. Lalu akan segera kita proses, dan kita serahkan ke Komisi I untuk mengadakan fit and proper test," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2013).
Priyo mengatakan, surat tersebut akan mulai diproses pada minggu ke tiga bulan Agustus setelah memasuki masa sidang berikutnya.
"Akan berproses pada minggu ketiga di bulan Agustus. Jadi, nanti DPR bisa menyetujui atau punya pandangan lain," terangnya.
Politikus Partai Golkar ini pun menilai, Moeldoko merupakan salah satu petinggi TNI yang kiprahnya tak lagi diragukan dan laik menjadi Panglima TNI.
"Jenderal Moeldoko, tentara profesional, saya menaruh harapan dan meyakini proses di DPR akan berjalan dengan lancar," tuntasnya.
(kri)