1031 pengemis jadi tanggung jawab pusat & pemda

Selasa, 30 Juli 2013 - 02:31 WIB
1031 pengemis jadi tanggung...
1031 pengemis jadi tanggung jawab pusat & pemda
A A A
Sindonews.com - 1031 pengemis di Indonesia, 260-an terdapat di Jakarta sebagai manusia gerobak. Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Aljufri mengatakan, hal tersebut tidak terjadi apabila Pemerintah Daerah (Pemda) memperdayakan masyarakatnya.

Menurut Salim, jika daerah dapat memberikan kehidupan yang laik mulai dari lapangan pekerjaan, tempat tinggal dan kebutuhan masyarakat, tidaklah mungkin banyak masyarakat desa yang berpindah ke kota.

Dalam menyelesaikan permasalahan ini, Kemensos meminta kepada Pemda untuk memperdayakan masyarakatnya. "Tidaklah mungkin kemensos saja yang bekerja, kerja sama dengan daerah. Keadaan seperti ini tidak bisa dibiarkan karena sangat tidak manusiawi terutama untuk anak-anak," tandasnya saat ditemui dalam kegiatan buka puasa bersama manusia gerobak, di Jakarta, Senin (29/7/2013).

Para gelandang, tersebar di semua titik khususnya di kota-kota besar. Memulung barang-barang bekas yang banyak dibuang masih dapat dipergunakan dan menjanjikan untuk dijual kembali ke tengkulak. Sehingga para pemulung banyak yang mengandalkan buangan masyarakat yang masih bisa digunakan.

Dari semua sisi, lanjut dia, perkembangan anak tidak akan baik. Kesehatan, pendidikan sampai haknya untuk bermain pasti tidak didapatkan. Untuk itu sebaikanya Pemda mengajak mereka untuk kembali ke daerahnya, walaupun pengahasilan yang didapatkan dipastikan tidak sama dengan di kota.

"Jika di Jakarta bisa puluhan ribu, tapi didaerah bisa setengah atau depertiganya. Hal itu tidak menjadi masalah karena kehidupan di daerah tidak semahal di kota," kata Salim

Menurut dia, menyelesaikan permasalahan gelandangan tidak lah sulit jika dilakukan interkasi dan diteksi langsung. Dipastikan mereka mau kembali ke daerah dengan catatan jelas lapangan pelerjaan dan rumah untuk mereka berteduh dan berlindung. Karena mereka pasti tidak menginginkan kehidupan yang terus susah. "Tempat tinggal dan lapangan pekerjann menjadi faktor utama para masyarakat desa memilih menjadi gelandangan ke kota," ujarnya.

Mensos mengatakan, jika para gelandang ialah berasal dari Jakarta maka, Pemda DKI Jakarta harus menyelesaikan hal tersebut dengan menampung mereka di rumah susun atau atau dibantu pemulanganya.

Pemerintah pusat akan membantu Pemda untuk dapat memulangkanya sehubungan dengan mudik lebaran, agar mereka dapat pulang ke daerah masing-masing. "Lebih baik jika mereka mau ke kota besar untuk bekerja, jangan membawa semua anak-anaknya. Titip di keluarga lainya agara mereka bisa terus bersekolah dikampung dan hidup lebih sehat dan baik," tegas dia.
(maf)
Berita Terkait
BP Taskin Finalisasi...
BP Taskin Finalisasi Buku Rencana Besar Penuntasan Kemiskinan
1,3 Juta Warga Pesisir...
1,3 Juta Warga Pesisir Jadi Target Pengentasan Kemiskinan di Tahun 2022
BP Taskin Gandeng Perusahaan...
BP Taskin Gandeng Perusahaan China Latih Anak Muda Miskin Jadi Tenaga Siap Kerja
Desa Berperan Penting...
Desa Berperan Penting dalam Pengentasan Kemiskinan Berbasis Budaya
Kunjungi BP Taskin,...
Kunjungi BP Taskin, Bupati Indramayu dan Bombana Minta Resep Atasi Kemiskinan
Ganjar Puji Kades Blora...
Ganjar Puji Kades Blora Soal Cara Menurunkan Kemiskinan
Berita Terkini
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved