Patrialis: PP 99/2012 harus dievaluasi

Kamis, 18 Juli 2013 - 15:58 WIB
Patrialis: PP 99/2012...
Patrialis: PP 99/2012 harus dievaluasi
A A A
Sindonews.com - Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar mengatakan, jika Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 tahun 2012 harus dievaluasi.

"Isi peraturan itu masih ada yang dapat digunakan. Namun beberapa juga tidak dapat diterapkan," kata Patrialis di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Namun, dia menegaskan hal-hal yang harus dievaluasi dapat dirinci terlebih dahulu sebelum akhirnya diambil keputusan.

"Jadi jangan orang yang sudah bertekad berbuat baik, sudah tobat, tetapi negara tidak memberikan penghargaan," tuntasnya.
(stb)
Berita Terkait
Carut Marut Pengelolaan...
Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal
Carut Marut Corona Dalam...
Carut Marut Corona Dalam Monolog Gegeh B Setiadi
Carut Marut Bangladesh,...
Carut Marut Bangladesh, Ini Pemimpin yang Didukung AS Menggantikan Sheikh Hasina
Kajari Batu Bara Terima...
Kajari Batu Bara Terima Laporan Carut Marut soal Bansos
Carut Marut Bansos,...
Carut Marut Bansos, Kejatisu Periksa Pihak Terkait di Batubara
Israel Tak Peduli Ekonomi...
Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved