Tuntaskan KPS, pemerintah andalkan muskel

Rabu, 17 Juli 2013 - 21:36 WIB
Tuntaskan KPS, pemerintah...
Tuntaskan KPS, pemerintah andalkan muskel
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 47.074 Kartu Perlindungan Sosial (KPS) sudah diretur. Jumlah ini setara dengan 0,3 persen dari total 15,5 juta Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Berdasarkan data pada Rabu (17/7/2013), per pukul 13.00 WIB, sebanyak 12.227.737 KPS atau 78,73 persen sudah didistribusikan kepada penerima.

Terkait pengganti dari sasaran KPS yang dikembalikan, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tarmizi Karim mengatakan, mekanisme yang digunakan adalah musyawarah kelurahan (muskel) dan musyawarah desa (musdes).

"Mekanisme ini memungkinkan aparat desa dan masyarakat bermusyawarah dan memutuskan warga masyarakat yang berhak, namun belum terdaftar sebagai penerima BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat)," kata Tarmizi, saat ditemui di kantor Kemenko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2013).

Menurut Tarmizi, warga yang teridentifikasi berhak menerima program kompensasi naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di luar penerima yang sudah masuk ke dalam pagu anggaran. Mereka akan mendapatkan bantuan yang bersumber dari alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Kemendagri sudah mengadakan pertemuan dengan pihak pemerintah daerah dari seluruh Indonesia untuk melakukan kesepakatan pengalokasian dana dari APBD untuk warga yang berhak namun tidak masuk pagu. Hal ini sudah memiliki payung hukum yaitu surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri)," tandasnya.

Dia menjelaskan, sebelumnya sudah diadakan pertemuan dengan pemerintah daerah. Lalu juga dilakukan kesepakatan pemerintah provinsi dan daerah supaya mengalokasikan dana. Lanjut dia, saat ini masalah yang dihadapi daerah seperti belum bisa menyalurkan BLSM karena data dianggap tidak sesuai dengan data masyarakat miskin di daerahnya. "Untuk itu akan dilakukan pendataan ulang melalui muskes dan musdes," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Militer Iran Siap Kirim...
Militer Iran Siap Kirim Pasukan untuk Bantu Pemerintah Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved