Kongres Demokrat, Sutan sempat larang Nazar sebar uang

Kamis, 11 Juli 2013 - 11:42 WIB
Kongres Demokrat, Sutan...
Kongres Demokrat, Sutan sempat larang Nazar sebar uang
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana mengakui ada bagi-bagi uang dalam proses kongres di Bandung tahun 2010 lalu. Namun, salah satu tim sukses anas ketika itu, mengaku tidak menyaksikan langsung pembagian uang itu.

Menurutnya, pembagian uang itu diberikan kepada setiap dewan pimpinan cabang (DPC). Bahkan, pada saat itu, dirinya juga sudah melakukan konfirmasi ke mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang juga tim sukses Anas dalam kongres itu, Muhammad Nazaruddin.

"Di Bandung ada bagi-bagi untuk DPC memang ada, saya memang tak melihat, tetapi saya tahu. Saya sampaikan ke Nazar jangan pake kayak gini (bagi-bagi uang). Nazar bilang orang sana (kandidat lain) juga," kata Sutan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Sutan menegaskan, pembagian uang itu tidak bisa dipersoalkan, selama sumber uang tersebut bukan dari hasil yang melanggar hukum atau korupsi.

"Untuk jadi ketua Osis (Organisasi Siswa) ada sponsor, kalau enggak ada, enggak dipilih sepanjang dananya halal. Kalau ada orang simpati apa salah dia nyumbang asalkan dananya halal," tegasnya.

Tapi ketika dikonfirmasi lebih lanjut dari mana sumber uang itu, Sutan tidak dapat menjelaskannya secara detail. "Saya enggak tahu darimana, saya enggak mau berbicara di kandidat lain, tetapi memang ada (pembagian uang)," tandasnya.

Dalam kasus ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memanggil beberapa jajaran internal partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Salah satunya adalah Didik Mukrianto. Kemarin, Rabu 11 Juli 2013, Didik mengakui dicecar tim penyidik KPK seputar pelaksanaan Kongres Partai Demokrat tahun 2010.

Pada kesempatan itu, Didik mengaku tidak tahu ada dana proyek Hambalang yang mengalir di kongres tersebut. "Saya jelaskan detail pelaksanaan kongres dan penyidik mempertanyakan kepada saya hanya terkait substansi pelaksaan kongres. Tidak ada yang lain," tukasnya.
(kur)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved