Persediaan kantong darah tahun ini masih kurang

Rabu, 10 Juli 2013 - 20:27 WIB
Persediaan kantong darah...
Persediaan kantong darah tahun ini masih kurang
A A A
Sindonews.com - Persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta sudah mencapai 6.000 kantong darah. Kebutuhan kantong darah yang dibutuhkan tepatnya mencapai 6.135 kantong.

Ketua Umum PMI pusat Jusuf Kalla mengatakan, jumlah kantong darah ini masih lebih rendah dari persediaan biasanya yang mencapai 7.000 kantong. Menurut JK, turunnya jumlah persediaan kantong darah saat bulan Ramadan merupakan hal yang biasa terjadi.

Ditemui saat melakukan inspeksi mendadak, Jusuf Kalla mengatakan, persediaan darah untuk seluruh Indonesia setiap harinya adalah 15.000 kantong. Sedangkan untuk DKI Jakarta adalah 1.000 kantong.

Untuk mengantisipasinya, Lanjut JK, jumlah persediaan kantong selama Ramadan, PMI DKI Jakarta mengoperasikan 120 unit mobil donor darah yang mendatangi kantor-kantor, pusat perbelanjaan, masjid, gereja, vihara dan kantor ormas pada malam hari.

"PMI DKI Jakarta segera membuat lima unit tempat donor darah untuk wilayah DKI," ujarnya. Lima unit ini dibuat untuk melayani kebutuhan darah dari 120 rumah sakit (RS) yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Pada hari biasa, jumlah pendonor mencapai 300 orang setiap harinya, maka selama bulan Ramadan diperkirakan hanya 20 orang per hari yang mendonorkan darahnya. JK juga menambahkan, selain dengan membangun unit tambahan dan mengoperasikan mobil donor darah agar masyarakat dapat melakukan donor darah. "Masyarakat juga dapat melakukan donor darah pada malam hari usai berbuka puasa," tegasnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Unit Donor Darah PMI DKI Jakarta Salimar Salim mengatakan, turunnya persediaan darah di PMI DKI Jakarta pada saat bulan Ramadan terjadi setiap tahun.

Umumnya hal ini terjadi dikarenakan masyarakat takut mendonorkan darahnya saat berpuasa. Saat ini, donor darah dapat dilakukan setelah berbuka puasa. Untuk itu, kegiatan tersebut akan disosialisasikan agar jumlah persedian darah tetap terjaga. "Stok darah biasanya berkurang pada dua minggu awal puasa hingga dua minggu setelah lebaran," kata Salimar.

Lanjut dia, untuk itu pihaknya menghimbau kepada keluarga pasien yang membutuhkan darah untuk membawa keluarga atau kerabat untuk menjadi donor langsung atau donor pengganti.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved