Demokrat terus godok aturan terkait konvensi
Jum'at, 05 Juli 2013 - 17:58 WIB
Demokrat terus godok aturan terkait konvensi
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Nurpati mengatakan, rencana konvensi untuk menyaring sejumlah nama calon presiden (capres), masih dalam kajian dan pembahasan di internal Demokrat.
Menurutnya, Demokrat masih harus mematangkan regulasi dan aturan yang harus ditetapkan, sebagai panduan dalam penyaringan bakal calon yang masuk kriteria pencapresan. Kata Andi, konvensi baru dimulai pada bulan Agustus mendatang.
"Konvensi capres saat ini sedang digodog regulasinya, sedang dimatangkan, karena Agustus dimulai konvensi, tentu kita sudah melihat calon," ucap Andi, di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013).
Sementara itu, Andi memastikan, dalam konvensi Partai Demokrat, bakal calon bukan saja diambil dari figur dan kader di internal partainya saja. Namun, usaha partai adalah dengan menyeleksi beberapa nama yang memiliki popularitas dimata publik. "Saya kira SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) bukan orang baru di dunia politik. Belum ada kebijakan SBY yang tidak demokratis," ujarnya.
Sebelumnya, Demokrat telah melakukan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang membahas rencana pemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang. Dalam Rakornas Demokrat tersebut, diundang kader dan struktural partai, baik dari tingkat pusat dan daerah.
Menurutnya, Demokrat masih harus mematangkan regulasi dan aturan yang harus ditetapkan, sebagai panduan dalam penyaringan bakal calon yang masuk kriteria pencapresan. Kata Andi, konvensi baru dimulai pada bulan Agustus mendatang.
"Konvensi capres saat ini sedang digodog regulasinya, sedang dimatangkan, karena Agustus dimulai konvensi, tentu kita sudah melihat calon," ucap Andi, di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013).
Sementara itu, Andi memastikan, dalam konvensi Partai Demokrat, bakal calon bukan saja diambil dari figur dan kader di internal partainya saja. Namun, usaha partai adalah dengan menyeleksi beberapa nama yang memiliki popularitas dimata publik. "Saya kira SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) bukan orang baru di dunia politik. Belum ada kebijakan SBY yang tidak demokratis," ujarnya.
Sebelumnya, Demokrat telah melakukan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang membahas rencana pemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang. Dalam Rakornas Demokrat tersebut, diundang kader dan struktural partai, baik dari tingkat pusat dan daerah.
(maf)