Akibat kabel bawah laut dicuri komunikasi terganggu

Kamis, 04 Juli 2013 - 11:27 WIB
Akibat kabel bawah laut...
Akibat kabel bawah laut dicuri komunikasi terganggu
A A A
Sindonews.com - Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Gatot S Dewa Broto mengatakan, adanya gangguan telekomunikasi, Rabu 3 Juli 2013, disebabkan oleh pencurian kabel telekomunikasi bawah laut, yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Ada 13 kejadian vandalisme (pencurian dan pemotongan kabel) yang berlokasi di wilayah dari arah Tanjung Priok, Bangka Belitung, hingga Kepulauan Riau. Ini belum terhitung di tahun sebelumnya. Di sejumlah wilayah lain juga pernah, tetapi tidak sesering di wilayah tersebut. Pada umumnya kegiatan kriminalitas mereka terorganisir," kata Gatot dalam rilisnya, Kamis (4/7/2013).

Gatot menjelaskan, untuk memperbaiki hal tersebut, teknisi harus menggunakan kapal yang dimiliki oleh negara asing. Karena masih belum adanya fasilitas dari kapal Indonesia yang bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan atas pancurian kabel di bawah laut tersebut.

"Untuk perbaikan akibat kerusakan di laut dalam harus menggunakan kapal berbendera asing karena belum ada kapal domestik memiliki kemampuan serupa. Ini belum terhitung dengan kebutuhan teknisi yang bersertifikasi khusus untuk menjamin adanya recovery di dasar laut," ungkap Gatot.

Namun, Gatot juga mengakui untuk menggunakan kapal asing dalam memperbaiki kabel telekomunikasi di bawah laut, tidaklah mudah. Karena harus membutuhkan proses perizinan hingga ke 52 instansi.

"Persoalannya, untuk mengoperaikan kapal berbendera asing secara total dibutuhkan proses perizinan hingga 52 hari dari instansi terkait di Indonesia. Mabes Polri merekomendasikan agar para penyelenggara telekomunikasi tidak hanya menuntut aparat penegak hukum untuk penindakan, tetapi juga harus melakukan sosilisasi dan edukai serta program CSR bagi masyarakat sekitarnya," tandas Gatot.
(maf)
Berita Terkait
Jangkau Semua Wilayah...
Jangkau Semua Wilayah di Indonesia, SPL dan Protelindo Siapkan Teknologi HAPS
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
Hampir 100% Operasional...
Hampir 100% Operasional Telkomsel Dikendalikan dari Rumah
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel...
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel Melayani Masyarakat untuk Kemajuan Indonesia
Kualitas Infrastruktur...
Kualitas Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi selama Mudik 2023 Terjaga
Tawarkan Layanan Data...
Tawarkan Layanan Data 'Bebas Khawatir', Benarkah akan Ada Operator Baru?
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved