Survei: Popularitas SBY turun, rakyat pilih PDIP
Kamis, 27 Juni 2013 - 14:58 WIB
Survei: Popularitas SBY turun, rakyat pilih PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Kebijakan pemerintah yang dinilai kurang pro rakyat, mengakibatkan popularitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurun drastis. Penurunan ini tentunya mendongkrak popularitas partai-partai oposisi.
"Ketika pemerintah dianggap tidak memuaskan, di situlah partai oposisi bisa mengerek popularitas dari masyarakat. Karena kinerja pemerintah saat ini banyak mengecewakan publik," kata Direktur Indonesia Research Centre (IRC) Agus Sudibyo, setelah acara Peluncuran dan Diskusi hasil survei nasional Indonesia Research Centre (IRC), tentang elektabilitas partai politik dan kandidat presiden di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2013).
Agus mengatakan, dalam hasil surveinya sekitar 14,7 persen masyarakat cenderung lebih berminat untuk masuk, atau menjadi simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) saat ini.
"PDIP partai ideologis yang sudah sejak awal memiliki massa tetap. PDIP juga partai yang pemilihnya berlandaskan jalur ideologis, yang memang dari awal memilih PDIP," kata Agus.
Meskipun dalam setiap pemilu PDIP mengalami penurunan, namun penurunan itu tidak langsung turun secara signifikan. "Buktinya, dari hasil survei sekitar 14,7 persen masyarakat masih memilih PDI-P," tandas Agus.
"Ketika pemerintah dianggap tidak memuaskan, di situlah partai oposisi bisa mengerek popularitas dari masyarakat. Karena kinerja pemerintah saat ini banyak mengecewakan publik," kata Direktur Indonesia Research Centre (IRC) Agus Sudibyo, setelah acara Peluncuran dan Diskusi hasil survei nasional Indonesia Research Centre (IRC), tentang elektabilitas partai politik dan kandidat presiden di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2013).
Agus mengatakan, dalam hasil surveinya sekitar 14,7 persen masyarakat cenderung lebih berminat untuk masuk, atau menjadi simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) saat ini.
"PDIP partai ideologis yang sudah sejak awal memiliki massa tetap. PDIP juga partai yang pemilihnya berlandaskan jalur ideologis, yang memang dari awal memilih PDIP," kata Agus.
Meskipun dalam setiap pemilu PDIP mengalami penurunan, namun penurunan itu tidak langsung turun secara signifikan. "Buktinya, dari hasil survei sekitar 14,7 persen masyarakat masih memilih PDI-P," tandas Agus.
(stb)