Nurhayati ngarep gantikan menteri dari PKS

Kamis, 20 Juni 2013 - 16:45 WIB
Nurhayati ngarep gantikan...
Nurhayati ngarep gantikan menteri dari PKS
A A A
Sindonews.com - Meski Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dianggap membangkang, hingga kini tiga menterinya masih bertahan di dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Namun, dengan kondisi saat ini tidak ada jaminan mereka bisa mempertahankan jabatannya.

Lalu siapa yang akan menggantikan kursi menteri PKS? Ditanya mengenai kesiapan itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf angkat bicara.

"Orang didoakan kok, Amin," kata Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Nurhayati menjelaskan, sekalipun nantinya Presiden Susilo Bambang Yudhonoyono (SBY) memecat tiga menteri PKS maka dapat dipastikan telah menyiapkan penggantinya.

"Presiden narik menteri pasti sudah ada penggantinya. Buanyak sekali penduduk Indonesia yang pintar-pintar," terangnya.

Ia pun memastikan tidak ada jatah menteri yang telah ditentukan, karena itu merupakan kewenangan SBY sebagai kepala negara untuk memutuskannya.

"Itu hak penuh presiden. Presiden bisa ambil dari (parpol) mana saja, yang dianggap pantas. Itu hak prerogatif presiden, bukan jatah-jatahan. Dan kita akan dukung apapun pilihannya," tuntasnya.
(kri)
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved