Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi

Rabu, 19 Juni 2013 - 17:20 WIB
Usut joki, Panlok SBMPTN...
Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi
A A A
Sindonews.com - Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) DIY membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi menyusul ditemukan dua pelaku praktik perjokian di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam investigasinya, tim itu akan dibantu aparat kepolisian.

Ketua Panlok SBMPTN DIY Prof Dr Rochmat Wahab mengatakan, dalam upaya investigasi kasus perjokian tersebut, Panlok DIY membentuk tim beranggotakan tiga orang dari UNY sebagai Ketua penyelenggara SBMPTN DIY dan tiga orang dari UIN sebagai lokasi ditemukannya kasus perjokian.

"Tim ini akan bekerja selama satu minggu dengan target mengungkap sebanyak-banyaknya tindak perjokian SBMPTN di DIY," jelasnya, Rabu (19/6/2013).

Ditemui di ruang kerjanya, Rektor UNY ini juga menegaskan, pihaknya akan melindungi para calon mahasiswa yang terlibat jika mau kooperatif membantu Panlok mengejar dan mengungkap otak dari tindak kecurangan tersebut.

Ia pun mengatakan, tindak perjokian sampai saat ini belum ada landasan hukumnya sehingga susah untuk diperkarakan.

"Kasus perjokian semacam ini baru bisa diperkarakan jika si calon mahasiswa melaporkan dengan tuduhan penipuan. Kasus seperti ini memang berdasarkan delik aduan. Namun kami sendiri dalam hal ini telah melibatkan kepolisian untuk membantu proses investigasi karena menurut keterangan Mr.X, ia diyakinkan oleh sang joki yang mengaku telah mengerjakan hal tersebut sejak 2003 lalu," ungkapnya.

Sehari sebelumnya, pengawas di ruangan 314 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memergoki salah satu peserta ujian yang menggunakan alat komunikasi berupa jam tangan kombinasi telepon seluler.

Sindikat perjokian yang melibatkan peserta perempuan berinisial PW tersebut disinyalir berbeda dengan sindikat perjokian yang dihubungi oleh Mr.X yang ditangkap di hari kedua.

Selain itu, pengawas pun mencurigai dua peserta yang turut terlibat perjokian itu. Namun kebenarannya masih akan ditelusuri.

Ketua Panlok SBMPTN DIY Prof Dr Rochmat Wahab mengatakan, dalam upaya investigasi kasus perjokian tersebut, Panlok DIY membentuk tim beranggotakan tiga orang dari UNY sebagai Ketua penyelenggara SBMPTN DIY dan tiga orang dari UIN sebagai lokasi ditemukannya kasus perjokian.

"Tim ini akan bekerja selama satu minggu dengan target mengungkap sebanyak-banyaknya tindak perjokian SBMPTN di DIY," jelasnya, Rabu (19/6/2013).

Ditemui di ruang kerjanya, Rektor UNY ini juga menegaskan, pihaknya akan melindungi para calon mahasiswa yang terlibat jika mau kooperatif membantu Panlok mengejar dan mengungkap otak dari tindak kecurangan tersebut.

Ia pun mengatakan, tindak perjokian sampai saat ini belum ada landasan hukumnya sehingga susah untuk diperkarakan.

"Kasus perjokian semacam ini baru bisa diperkarakan jika si calon mahasiswa melaporkan dengan tuduhan penipuan. Kasus seperti ini memang berdasarkan delik aduan. Namun kami sendiri dalam hal ini telah melibatkan kepolisian untuk membantu proses investigasi karena menurut keterangan Mr.X, ia diyakinkan oleh sang joki yang mengaku telah mengerjakan hal tersebut sejak 2003 lalu," ungkapnya.

Sehari sebelumnya, pengawas di ruangan 314 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memergoki salah satu peserta ujian yang menggunakan alat komunikasi berupa jam tangan kombinasi telepon seluler.

Sindikat perjokian yang melibatkan peserta perempuan berinisial PW tersebut disinyalir berbeda dengan sindikat perjokian yang dihubungi oleh Mr.X yang ditangkap di hari kedua.

Selain itu, pengawas pun mencurigai dua peserta yang turut terlibat perjokian itu. Namun kebenarannya masih akan ditelusuri.
(lns)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Sejarah Terbentuknya...
Sejarah Terbentuknya Tim Wingsuit Kopasgat, Minimal Punya 1.500 Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved