Kasus Bukopin mandek, ini alasan Kejagung

Sabtu, 15 Juni 2013 - 12:53 WIB
Kasus Bukopin mandek,...
Kasus Bukopin mandek, ini alasan Kejagung
A A A
Sindonews.com - Hingga kini, Kejaksaan Agung (Kejagung) masih berkutat masalah perhitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi di Bank Bukopin. Kondisi inilah yang menjadi alasan Kejagung belum menuntaskan kasus tersebut hingga kini.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi mengatakan, kasus dugaan korupsi pengucuran kredit pengadaan drying center (alat pengering gabah) di Bank Bukopin yang diduga telah merugikan negara sebesar Rp76 miliar masih dalam tahap proses penyidikan.

“Masih dalam proses, kita ikuti saja perkembangannya nanti,” kata Untung dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (15/6/2013).

Dia menegaskan, hingga kini Kejagung masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan BPKP terkait jumlah kerugian negara.

Sebelumnya diberitakan, Kejagung sudah menyurati Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta ahli keuangan negara untuk menghitung kerugian negara terkait dugaan korupsi pengucuran kredit pengadaan drying center (alat pengering gabah).

Sekadar diketahui, dalam kasus Bank Bukopin ini, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka dan 10 di antaranya dari pihak Bank Bukopin. Sementara satu tersangka lainnya dari unsur swasta yakni, kuasa Direktur PT Agung Pratama Lestari (APL).

Kasus Bank Bukopin ini mengendap di Kejagung sejak tahun 2008 silam. Namun hingga kini belum dituntaskan dengan alasan yang tidak jelas.
(ysw)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved