Muradi: PKS sudah berbuat apa 9 tahun terakhir?

Sabtu, 15 Juni 2013 - 07:06 WIB
Muradi: PKS sudah berbuat...
Muradi: PKS sudah berbuat apa 9 tahun terakhir?
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan menolak kenaikan harga BBM. Namun, Menteri asal PKS tetap diminta mendukung kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi cenderung melihat kepentingan publik secara substansi tidak lagi menjadi agenda utama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekarang ini. Akan tetapi, lebih sekadar agar PKS tetap punya akses kekuasaan untuk kepentingan kelompok mereka semata.

"Untuk itu, publik harus pula kritis atas apa yang telah dilakukan PKS selama sembilan tahun mendukung SBY," ujarnya melalui sambungan telepon kepada Sindonews, Jumat (14/6/2013).

Karena itu, ia menilai sikap PKS sungguh memalukan jika ingin menterinya tetap berada di kabinet, sementara di sisi lain partainya dengan keras menentang kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Makanya keinginan untuk dikeluarkan dari koalisi tapi menterinya tidak ingin diganti adalah praktik kepicikan politik yang tak perlu didukung, karena hanya akan merusak tatanan demokrasi di Indonesia," tandas pria yang juga menjadi dosen di Universitas Paramadina ini.

Muradi menjelaskan, kasus-kasus yang melibatkan elite politik PKS adalah bagian dari fakta dan realitas politik bahwa partai berlambang bulan sabit dan padi tidak sepenuhnya pro publik. Menurutnya, gaya hidup elite politik partai selama 10 tahun terakhir menjadi bukti bahwa PKS hanya mencoba memainkan strategi dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

"PKS memancing di air keruh atas kegundahan publik terkait kenaikan BBM. PKS berharap itu menjadi milestone atau pijakan politik baik fight back atas apa yg menimpa mereka selama ini dan berharap akan mendapatkan simpati dan dukungan publik pada saat ini dan memanennya di Pemilu 2014 nanti," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved