PDIP segera pasang spanduk penolakan kenaikan harga BBM
Jum'at, 14 Juni 2013 - 14:10 WIB
PDIP segera pasang spanduk penolakan kenaikan harga BBM
A
A
A
Sindonews.com - Tidak menutup kemungkinan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga akan memasang spanduk berisi penolakan kenaikan harga bahan bakar minya (BBM) bersubsidi yang kini tengah dikaji pemerintah seperti yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Next mungkin iya, tetapi itu perlu argumentasi," kata Sekretaris Fraksi PDIP, Bambang Woeryanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6/2013).
Kata Bambang, partainya tidak ingin terburu-buru memasang spanduk tersebut. Pasalnya mereka harus memiliki alasan mengapa harus memasang spanduk berisi penolakan itu.
"Jadi (kader) yang memasang nanti dengan cerdas ini bukunya (alasan pemasangan), sehingga setiap kader partai bisa jelaskan kenapa (spanduk dipasang," tegasnya.
Ketika ditanya kapan waktu mereka akan memulai untuk membicarakan maupun memasang spanduk itu, anggota Komisi VII DPR RI ini enggan membeberkan.
"Ya lihat nanti, kita harus punya argumentasi" katanya singkat.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih dahulu memasang spanduk yang berisi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi, spanduk itu mereka pasang di berbagai daerah.
Keberadaan spanduk itu ternyata bukan keputusan partai besutan Anis Matta, melainkan atas inisiatif dan suara kader di berbagai wilayah.
"Next mungkin iya, tetapi itu perlu argumentasi," kata Sekretaris Fraksi PDIP, Bambang Woeryanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6/2013).
Kata Bambang, partainya tidak ingin terburu-buru memasang spanduk tersebut. Pasalnya mereka harus memiliki alasan mengapa harus memasang spanduk berisi penolakan itu.
"Jadi (kader) yang memasang nanti dengan cerdas ini bukunya (alasan pemasangan), sehingga setiap kader partai bisa jelaskan kenapa (spanduk dipasang," tegasnya.
Ketika ditanya kapan waktu mereka akan memulai untuk membicarakan maupun memasang spanduk itu, anggota Komisi VII DPR RI ini enggan membeberkan.
"Ya lihat nanti, kita harus punya argumentasi" katanya singkat.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih dahulu memasang spanduk yang berisi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi, spanduk itu mereka pasang di berbagai daerah.
Keberadaan spanduk itu ternyata bukan keputusan partai besutan Anis Matta, melainkan atas inisiatif dan suara kader di berbagai wilayah.
(lns)