RUU Tembakau, jangan sampai memberangus warisan budaya nusantara

Selasa, 11 Juni 2013 - 01:46 WIB
RUU Tembakau, jangan...
RUU Tembakau, jangan sampai memberangus warisan budaya nusantara
A A A
Sindonews.com - Kretek sebagai warisan budaya nusantara merupakan perlawanan wacana terhadap propaganda kapitalisme global, yang ingin mengendalikan tembakau melalui produk politik baik berapa Undang-undang (UU) dan regulasi lainnya.

"Di DPR saat ini masih dibahas dua isu penting dalam RUU (Rancangan Undang-undang) Pertembakauan, yakni tembakau menjadi rokok, yang kedua tembakau dilihat dari aspek kesehatan," kata Budayawan Mohammad Sobary, saat diskusi Wacana Tanding Gerakan Anti Tembakau dan Peluncuran buku yang diselenggarakan oleh Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI), di Jakarta, Senin (10/6/2013).

Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan, RUU soal tembakau yang tengah digodok di DPR, diminta harus mempunyai fungsi protektif, bukan fungsi eliminatif (penyingkiran) industri rokok.

"Muatan kepentingan yang secara jelas maupun terselubung untuk meniadakan kretek yang terumus dalam Undang-Undang Kesehatan dan PP seharusnya ditinjau kembali," kata dia.

Jadi, lanjut Sobari, jangan sampai pengendalian tembakau memberangus warisan budaya nusantara kita (tembakau), industri-industri nasional yang tergantung pada tembakau.

"Home industri di desa-desa yang memproduksi rokok kretek. Petani-petani tembakau dan dampaknya kelak terhadap kawan-kawan buruh kelak," ungkapnya

Dia mengatakan, industri dan petani tembakau kelompok yang tertindas oleh pemerintah. Awalnya, karena rokok putih tidak laris dinegaranya karena muncul rokok hasil dari negara berkembang.

"Lebih dari lima juta orang yang terlibat langsung dalam industri produk tembakau dalam hal ini rokok, dan lebih banyak lagi mereka yang terlibat secara tidak langsung sampai ke proses distribusinya. Dengan demikian Undang-undang maupun regulasi terkait harus mempunyai fungsi protektif, bukan fungsi eliminatif (penyingkiran) industri rokok," paparnya.
(mhd)
Berita Terkait
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
KEN 2024 Resmi Digelar,...
KEN 2024 Resmi Digelar, Hadirkan Ragam Parade Festival Seni dan Budaya Indonesia
Jelaskan Tarian Nusantara...
Jelaskan Tarian Nusantara kepada Jokowi, Butet Kartaredjasa: Bangun Akar dan Budaya
Tujuh Tari Tradisional...
Tujuh Tari Tradisional Asal Indonesia yang Mendunia
Satukan Kebudayaan di...
Satukan Kebudayaan di IKN, Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Resmi Ditutup
Jagantara Hadirkan Pasar...
Jagantara Hadirkan Pasar Rakyat di Tengah Mal, Nostalgia Jajanan Masa Kecil
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
7 Jenderal TNI Alumni...
7 Jenderal TNI Alumni SMA Taruna Nusantara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved