Eskalasi politik meningkat, PKS diminta keluar dari koalisi
Jum'at, 07 Juni 2013 - 15:09 WIB
Eskalasi politik meningkat, PKS diminta keluar dari koalisi
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Tantowi Yahya mempersilakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keluar dari koalisi. Karena hal ini terkait dengan suasana kebatinan baik di dalam koalisi maupun internal PKS untuk segera keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab).
"Kalau melihat suasana kebatinan, baik dari koalisi maupun dari internal PKS, kurang lebih sama, agar PKS keluar koalisi," kata Tantowi saat dihubungi, Jumat (7/6/2013).
Dikatakan dia, kondisi itu semakin meningkat setelah PKS tidak menghadiri pertemuan Setgab dan belum menentukan sikap atas wacana kenaikan harga Bahan bBkar Minyak (BBM) bersubsidi.
"Ini adalah langkah-langkah terakhir menjelang PKS meninggalkan koalisi. Eskalasinya semakin meningkat," ucapnya.
Sementara itu, mantan publik figur ini menjelaskan, nasib ketiga menteri dari PKS yakni Menteri Komunikasi dan Informatik (Menkominfo) Tifatul Sembiring, Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, dan Menteri Sosial (Mensos) Salim Assegaf, ada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kalau menteri-menterinya (dari PKS) masih bersikukuh untuk duduk di posisinya, maka kata terakhirnya ya dari Presiden. Menteri-menteri itu kan ditunjuk Presiden juga bukan karena kompetensinya, melainkan hanya sebagai representasi partainya di kabinet," tukasnya.
"Kalau melihat suasana kebatinan, baik dari koalisi maupun dari internal PKS, kurang lebih sama, agar PKS keluar koalisi," kata Tantowi saat dihubungi, Jumat (7/6/2013).
Dikatakan dia, kondisi itu semakin meningkat setelah PKS tidak menghadiri pertemuan Setgab dan belum menentukan sikap atas wacana kenaikan harga Bahan bBkar Minyak (BBM) bersubsidi.
"Ini adalah langkah-langkah terakhir menjelang PKS meninggalkan koalisi. Eskalasinya semakin meningkat," ucapnya.
Sementara itu, mantan publik figur ini menjelaskan, nasib ketiga menteri dari PKS yakni Menteri Komunikasi dan Informatik (Menkominfo) Tifatul Sembiring, Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, dan Menteri Sosial (Mensos) Salim Assegaf, ada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kalau menteri-menterinya (dari PKS) masih bersikukuh untuk duduk di posisinya, maka kata terakhirnya ya dari Presiden. Menteri-menteri itu kan ditunjuk Presiden juga bukan karena kompetensinya, melainkan hanya sebagai representasi partainya di kabinet," tukasnya.
(maf)