Kemenag prioritas perbaikan mutu transportasi haji

Rabu, 24 April 2013 - 23:09 WIB
Kemenag prioritas perbaikan...
Kemenag prioritas perbaikan mutu transportasi haji
A A A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan memprioritaskan perbaikan transportasi darat untuk jamaah haji 2013.

Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, pada musim haji tahun ini, Kemenag akan memperioritaskan transportasi darat khususnya di Arab Saudi. menurutnya, melihat perbaikan transportasi haji khususnya darta menggunakan jasa perusahaan yang megeluarkan bis-bis yang sudah tua.

"Bis-bis itu sebenarnya sudah tidak layak pakai lagi sejak tahun lalu. Untuk itu kita akan mengganti dengan perusahaan lain yang bisa memberikan bis yang lebih baik," tandansya saat ditemui dalam acara International Conference on Islam, Peace and Civilzation di Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Lanjut dia, sebelumnya bis tua yang digunakan adalah bis-bis yang mempunyai bagasi diatas dan juga hanya dua pintu. Untuk itu Kemenag akan mengganti dengan bis yang lebih muda umurnya. Terkait hal ini, bis yang akan digunakan adalah bis tiga pintu, AC, dan mampu mengangkut jamaah sesuai kapasitas dengan aman.

"Bis yang digunakan tidak harus baru, tetapi masih muda dan tiga pintu, itu penting untuk menjaga keselamatan dan keamanan para jamah. Kalo terjadi apa-apa evakuasinya jauh lebih mudah," ujar dia.

Suryadharma mengatakan, selain kualitas bis yang digunakan, jasa supir musiman juga menjadi masalahnya. Para supir disana datangnya hanya musim haji saja dengan jumlah yang ribuan. Setelah satu tujuan para supir emmeasukan mobil dan langusng meninggalkan ttempat tersebut alhasil para jamaah terlantar dan tidak ada yang mengurusi.

Hal ini dikarenakan, banyaknya supir yang direkrut dari luar negera tersebut seperti dari Mesir, Indonesia, dan negara lain sekitar Timur Tengah lainnya. "Jadi mereka banyak yang tidak tahu jalan, sehingga membuat bingung para jamaah dan nyasar," ujar Suryadharma.

Untuk itu Kemenag meminta kepada Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan pelayanan yang baik dalam hal ini mobil yang layak digunakan dan supir yang bisa bertanggung jawab. Selain itu, dia menambahkan, sudah meminta penambahan kuota kepada Pemerintah Arab Saudi untuk penambahan kuota sebanyak 30.000 untuk tahun haji tahun ini.

Lanjutnya, kuota tersebut ditentukan dari Pemerintahan Arab Saudi namun dari Organisasi Konfrensi Islam (OKI). "Biasanya dapat 10.000 juga alhamdulilah, kemungkinan terbesar ada, namun kita tunggu saja," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved