Gerindra rekrut bacaleg dari petani hingga atlet
Senin, 22 April 2013 - 11:43 WIB
Gerindra rekrut bacaleg dari petani hingga atlet
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerindra akan menyerahkan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemiliha Umum (KPU) hari ini. Bahkan, demi meraup suara banyak di Pemilu 2014, Partai Gerindar rekrut caleg dari kalangan petani hingga atlet.
"Calon legislatif Gerindra berasal dari pengurus dan kader partai dan sebagian adalah tokoh-tokoh yang berasal dari beragam latar belakang. Ada tokoh politik, akademisi, tokoh agama, pengusaha, tokoh petani dan nelayan, buruh, artis, atlet dan lain-lain," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon melalui siaran pers yang diterima Sindonews, Senin (22/4/2013).
Menurut dia, keragaman menjadi permasalahan yang krusial untuk mendapatkan informasi. "Tingkat keragaman latar belakang ini bagi Gerindra sangat penting, untuk meningkatkan semakin banyaknya aspirasi yang nanti bisa terjaring," sambungnya.
Dia melanjutkan, untuk pesta demokrasi lima tahunan itu, pihaknya sudah menjalankan Peraturan KPU soal 30 persen kuota perempuan pada Pemilu 2014.
"Gerindra juga mengalokasikan lebih dari 35 persen kuota perempuan. Kuota ini melampaui aturan KPU sebesar 30 persen. Antusias publik sangat besar untuk mendaftar sebagai caleg dari Gerindra," katanya lagi.
Dirinya pun mengklaim, banyaknya pendaftar yang masuk ke partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto ini lantaran mereka membuka pendaftaran secara terbuka di media massa.
"Ini efek proses perekrutan secara terbuka melalui iklan yang kita pasang di berbagai media. Kami berusaha lakukan proses seleksi secara komprehensif, tapi tentu tak ada yang sempurna. Tak semua orang tertampung dalam formasi DCS termasuk kader-kader yang bagus," tuntasnya.
"Calon legislatif Gerindra berasal dari pengurus dan kader partai dan sebagian adalah tokoh-tokoh yang berasal dari beragam latar belakang. Ada tokoh politik, akademisi, tokoh agama, pengusaha, tokoh petani dan nelayan, buruh, artis, atlet dan lain-lain," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon melalui siaran pers yang diterima Sindonews, Senin (22/4/2013).
Menurut dia, keragaman menjadi permasalahan yang krusial untuk mendapatkan informasi. "Tingkat keragaman latar belakang ini bagi Gerindra sangat penting, untuk meningkatkan semakin banyaknya aspirasi yang nanti bisa terjaring," sambungnya.
Dia melanjutkan, untuk pesta demokrasi lima tahunan itu, pihaknya sudah menjalankan Peraturan KPU soal 30 persen kuota perempuan pada Pemilu 2014.
"Gerindra juga mengalokasikan lebih dari 35 persen kuota perempuan. Kuota ini melampaui aturan KPU sebesar 30 persen. Antusias publik sangat besar untuk mendaftar sebagai caleg dari Gerindra," katanya lagi.
Dirinya pun mengklaim, banyaknya pendaftar yang masuk ke partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto ini lantaran mereka membuka pendaftaran secara terbuka di media massa.
"Ini efek proses perekrutan secara terbuka melalui iklan yang kita pasang di berbagai media. Kami berusaha lakukan proses seleksi secara komprehensif, tapi tentu tak ada yang sempurna. Tak semua orang tertampung dalam formasi DCS termasuk kader-kader yang bagus," tuntasnya.
(mhd)