Diusulkan kembali agar Presiden dilarang rangkap jabatan

Jum'at, 19 April 2013 - 07:03 WIB
Diusulkan kembali agar...
Diusulkan kembali agar Presiden dilarang rangkap jabatan
A A A
Sindonews.com - Pasca statemen politik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara yang dikiritik banyak orang, wacana rangkap jabatan seorang Kepala Negara kembali bergulir.

Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro menilai, perlu ada larangan rangkap jabatan bagi seorang Presiden supaya tidak rawan konflik kepentingan. Menurutnya, hal itu dilakukan agar kegaduhan politik dapat dihindari.

"Harus ada pelarangan terhadap rangkap jabatan yang acap kali dinilai banyak menimbulkan masalah dan merugikan rakyat," ujar Siti Zuhro kepada Sindonews, Rabu (18/4/2013) malam.

Wiwiek sapaan akbrab Siti Zuhro menilai, seorang Presiden yang masih menjabat sebagai ketua umum di partainya tentu sulit dihindarkan dari terjadinya konflik kepentingan. "Kapan menjadi penyelenggara negara, kapan menjadi pimpinan partai," kata dia.

Tugas Presiden dan ketua umum partai, imbuh Wiwiek, tentu menyita waktu yang sangat padat. Apalagi dua jabatan strategis tersebut selalu menjadi sorotan publik.

"Hampir tak satu pun isu yang bisa terlewat, apalagi isu-isu politik yang dianggap sangat strategis dan bisa dijadikan komoditi politik," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar konferensi Pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/4/2013) malam.

Ironisnya, konferensi pers yang digelar pukul 20.30 WIb itu hanya membahas mengenai batalnya Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid bergabung ke Partai Demokrat.
(kri)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved