KPK periksa sopir Dada Rosada di Polrestabes Bandung

Selasa, 16 April 2013 - 15:39 WIB
KPK periksa sopir Dada...
KPK periksa sopir Dada Rosada di Polrestabes Bandung
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai saksi kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Kota Bandung, Jawa Barat. Salah seorang dari empat PNS itu adalah sopir Wali Kota Bandung Dada Rosada, Yono Tugiono.

"Empat orang dari Pemkot (yang diperiksa KPK)," kata Yono usai diperiksa di Kantor Satuan Sabhara Polrestabes Bandung, Jalan Ahmad Yani, Selasa (16/4/2013).

Dia menambahkan, empat orang tersebut diperiksa sebagai saksi. Mereka berasal dari Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemkot Bandung.

Yono mengaku, mulai diperiksa pukul 10.00 WIB, surat panggilan dilayangkan Jumat 12 April 2013 lalu dari KPK. Yono selesai diperiksa pukul 14.30 WIB. "Sebagai saksi," katanya.

Dalam pemeriksaan itu Yono mengaku, mendapat banyak pertanyaan dari penyidik lembaga antikorupsi itu. Disinggung soal materi pertanyaan, pria pelontos ini enggan membeberkan.

Begitu juga saat ditanya soal dugaan korupsi Bansos Pemkot Bandung, soal suap terhadap hakim Pengadilan Negri Bandung Setyabudi Tejocahyono yang ditangkap KPK, dan soal keterkaitan suap tersebut dengan Dada Rosada dan Toto Hutagalung. "Itu ya coba nanti ya," kilahnya.

Menurut Yono, di dalam Kantor Sabhara masih banyak saksi yang diperiksa. Namun dia tidak mengetahui nama-nama para saksi tersebut. "Enggak tahu namanya," katanya, sambil masuk ke dalam mobil Terios putih D 73 FY.

Informasi yang dihimpun, KPK juga memeriksa beberapa hakim adhoc sebagai saksi kasus suap hakim Setyabudi.

Beberapa hakim tersebut di antaranya Ramlan Comel, Djodjo Djohari, yang merupakan anggota mejelis hakim perkara korupsi Dana Bansos Kota Bandung. Selain itu, seorang hakim ad hoc tipikor lainnya juga diperiksa, yakni Pontian Mundir.

Bebeberapa nama lain yang di periksa di antaranya Panitera PN Bandung Rina Pratiwi, Panitera Pengganti Pengadilan Tipikor Bandung Susilo Nandang Bagio dan Panitera Sekertaris PN Bandung Ali Fardoni. Mereka diperiksa sebagai saksi hakim Setyabudi dan Toto Hutagalung.

Seperti diberitakan sebelumnya, hakim Setyabudi tertangkap basah KPK saat menerima uang dugaan suap dari pihak swasta dimana pemberian tersebut diduga berkaitan dengan perkara korupsi dana Bansos Kota Bandung. Suap tersebut, diduga diatur Toto Hutagalung.
(mhd)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved