Yenny masuk, koalisi Demokrat & PKB diprediksi retak
Minggu, 14 April 2013 - 07:29 WIB
Yenny masuk, koalisi Demokrat & PKB diprediksi retak
A
A
A
Sindonews.com - Hingga kini belum ada kepastian siapa nama-nama yang akan mengisi posisi Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, kabar akan diusungnya Zanubah Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid pun sempat merebak.
Meski dari posisi suara akan menguntungkan Demokrat, namun dalam koalisi diprediksi akan pecah khususnya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pengamat Politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Toto Sugiarto menilai jika ada unsur ketidaksukaan antara Muhaimin Iskandar dengan putri (Alm) Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, hal inilah yang diprediksi bisa membelah kedua partai tersebut.
"Masalah akan muncul dari PKB, koalisi Demokrat dan PKB bisa retak. Muhaimin tidak akan suka dengan keberadaan Yenny di Demokrat," kata Toto melalui pesan singkat kepada Sindonews, Minggu (14/4/2013).
Seperti diberitakan sebelumnya, Toto menilai Yenny Wahid bisa meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat, karena jabatan penting yang diembannya. Pasalnya, putri almarhum Gus Dur ini memiliki basis massa yang tidak sedikit. "Jika benar Yenny Wahid menjadi Waketum Partai Demokrat bisa jadi akan positif bagi Partai Demokrat," ucap Toto.
Dia melanjutkan, besarnya massa Yenny tak lain karena ayahnya, Gus Dur merupakan tokoh Nadhlatul Ulama (NU) yang memiliki pengikut fanatik dan dikenal dengan warga Nahdliyin. "Yenny Wahid adalah trah Gus Dur yang tentu memiliki pengikut fanatik," tukasnya.
Meski dari posisi suara akan menguntungkan Demokrat, namun dalam koalisi diprediksi akan pecah khususnya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pengamat Politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Toto Sugiarto menilai jika ada unsur ketidaksukaan antara Muhaimin Iskandar dengan putri (Alm) Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, hal inilah yang diprediksi bisa membelah kedua partai tersebut.
"Masalah akan muncul dari PKB, koalisi Demokrat dan PKB bisa retak. Muhaimin tidak akan suka dengan keberadaan Yenny di Demokrat," kata Toto melalui pesan singkat kepada Sindonews, Minggu (14/4/2013).
Seperti diberitakan sebelumnya, Toto menilai Yenny Wahid bisa meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat, karena jabatan penting yang diembannya. Pasalnya, putri almarhum Gus Dur ini memiliki basis massa yang tidak sedikit. "Jika benar Yenny Wahid menjadi Waketum Partai Demokrat bisa jadi akan positif bagi Partai Demokrat," ucap Toto.
Dia melanjutkan, besarnya massa Yenny tak lain karena ayahnya, Gus Dur merupakan tokoh Nadhlatul Ulama (NU) yang memiliki pengikut fanatik dan dikenal dengan warga Nahdliyin. "Yenny Wahid adalah trah Gus Dur yang tentu memiliki pengikut fanatik," tukasnya.
(maf)