Soal UN tahun ini berbeda
Selasa, 09 April 2013 - 15:58 WIB
Soal UN tahun ini berbeda
A
A
A
Sindonews.com - Dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) DIY menyatakan, soal Ujian Nasional (UN) tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini setiap ruangan akan diberikan 20 jenis soal yang berbeda.
Lanjutnya, dari pengerjaan soal tersebut, di mana setiap ruangan UN hanya diisi 20 siswa saja. "Setiap satu ruang akan memperoleh 21 jenis soal, 20 untuk dibagikan satu untuk cadangan namun semuanya tidak ada yang sama," terang Kepala Dikpora DIY Baskara Aji, di ruang kerjanya, di Yogyakarta, Selasa (9/4/2013).
Karena itu kata dia, siswa yang akan mengerjakan UN diharapkan meneliti terlebih dahulu kejelasan dan kelengkpan soal UN maupun lembar jawab komputer (LJK) yang diterima. Setelah yakin akan kejelasan dan kelengkapannya soal dan LJK tersebut langsung dikasih nama dan nomor ujian baru dikerjakan.
"Kalau tidak diperiksa dulu, dipertengahan mengerjakan ternyata ada soal yang enggak jelas, siswa akan mengalami kerugian sendiri. Sebab jika soal ditukar dengan soal cadangan, maka siswa harus mengerjakan lagi dari nomor satu. Karena soalnya tidak ada yang sama," pungkasnya.
Diketahui, pelaksanaan UN di DIY sendiri akan dimulai Senin 15 sampai 19 April mendatang untuk tingkat SMA/MA dan SMK. Sedangkan tingkat SMP akan digelar sepekan berikutnya. UN tingkat SD sendiri digelar awal Mei yaitu 6-8 Mei mendatang. Jumlah peserta UN tahun ini di DIY sebanyak 151.520 siswa.
Mereka terdiri atas siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, Kelas Akselerasi dan Kejar Paket A,B dan C serta Paket Kejuruan. Pelaksanaan UN tahun ini dilakukan di 3.075 sekolah di DIY.
Lanjutnya, dari pengerjaan soal tersebut, di mana setiap ruangan UN hanya diisi 20 siswa saja. "Setiap satu ruang akan memperoleh 21 jenis soal, 20 untuk dibagikan satu untuk cadangan namun semuanya tidak ada yang sama," terang Kepala Dikpora DIY Baskara Aji, di ruang kerjanya, di Yogyakarta, Selasa (9/4/2013).
Karena itu kata dia, siswa yang akan mengerjakan UN diharapkan meneliti terlebih dahulu kejelasan dan kelengkpan soal UN maupun lembar jawab komputer (LJK) yang diterima. Setelah yakin akan kejelasan dan kelengkapannya soal dan LJK tersebut langsung dikasih nama dan nomor ujian baru dikerjakan.
"Kalau tidak diperiksa dulu, dipertengahan mengerjakan ternyata ada soal yang enggak jelas, siswa akan mengalami kerugian sendiri. Sebab jika soal ditukar dengan soal cadangan, maka siswa harus mengerjakan lagi dari nomor satu. Karena soalnya tidak ada yang sama," pungkasnya.
Diketahui, pelaksanaan UN di DIY sendiri akan dimulai Senin 15 sampai 19 April mendatang untuk tingkat SMA/MA dan SMK. Sedangkan tingkat SMP akan digelar sepekan berikutnya. UN tingkat SD sendiri digelar awal Mei yaitu 6-8 Mei mendatang. Jumlah peserta UN tahun ini di DIY sebanyak 151.520 siswa.
Mereka terdiri atas siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, Kelas Akselerasi dan Kejar Paket A,B dan C serta Paket Kejuruan. Pelaksanaan UN tahun ini dilakukan di 3.075 sekolah di DIY.
(maf)