A.M Fatwa: Presiden itu harus bisa dikritik

Selasa, 09 April 2013 - 14:42 WIB
A.M Fatwa: Presiden...
A.M Fatwa: Presiden itu harus bisa dikritik
A A A
Sindonews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Andi Mapetahang (A.M) Fatwa menilai, pasal penghinaan presiden tidak perlu dihidupkan kembali. Karena, pasal itu akan menimbulkan multitafsir.

"Mungkin saja orang mengkritik presiden itu sudah dianggap menghina, padahal ya memang presiden itu harus bisa dikritik," kata Fatwa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2013).

Padahal kata dia, kritikan merupakan sebuah bentuk dukungan terhadap presiden, dalam sistem negara yang demokrasi seperti Indonesia ini.

"Nah, dukungan-dukungan itu bisa diberikan bukan hanya mendukung secara formal. Tapi kritikan-kritikan konstruktif yang positif itu, itu juga bentuk dukungan di negara dalam sistem demokrasi," kata dia.

Kendati demikian, kata anggota DPD asal Jakarta ini mengatakan, menolak dihidupkan kembali pasal penghinaan presiden, bukan berarti mendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk dihina.

"Jika pasal itu dihidupkan kembali, berarti mundur jauh kebelakang. Tapi sekali lagi, bukan berarti kita berharap, atau suka orang menghina presiden. Kan orang harus mengkritik itu dengan konstruktif," tandasnya.

Sebelumnya, peneliti Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) Choki Ramadhan berpendapat, jika pasal tersebut dihidupkan kembali, dikhawatirkan akan bias dijadikan oleh penguasa untuk menekan dan membungkam lawan politiknya.

"Pasal tersebut rentan dipolitisasi nantinya, sehingga penguasa dengan mudahnya berdalih dengan pasal tersebut," ujar Peneliti MaPPI Choki Ramadhan ketika dihubungi Sindonews, Senin 8 April 2013.
(mhd)
Berita Terkini
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved