Tidak adil, menteri nyaleg manfaatkan jabatan

Selasa, 09 April 2013 - 11:12 WIB
Tidak adil, menteri...
Tidak adil, menteri nyaleg manfaatkan jabatan
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung mengritik para menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid-2 yang ingin maju kembali sebagai calon legislatif (caleg) Pemilu 2014.

Menurutnya, para menteri yang akan jadi caleg itu sebaiknya tidak mamanfaatkan jabata atau fasilitas pemerintahan untuk kepentingan kampanye mereka.

"Tidak boleh memanfaatkan jabatan untuk kepentingan caleg, jabatan menteri itu cukup terhormat," tukas Pramono Anung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2013).

"Nah menjadi tidak adil adalah saat menteri menggunakan infrastruktur yang dimiliki, program-program yang dia miliki untuk memenangkan dirinya," imbuh pria akrab disapa Pram ini mengritik.

Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini seharusnya Presiden membuat aturan agar proses pencalegan itu tidak menggagu kinerja para menteri.

"Ini juga jadi kritik pemerintah kita, bahwa secara khusus SBY harus mengatur itu," tukasnya.

Alangkah lebih baik, lanjut Pramono apabila menteri menyelesaikan tanggungjawabnya sesuai dengan sumpah jabatan, bukan memanfaatkan momen dan berlomba-lomba untuk jadi anggota legislatif.

"Jabatan menteri maupun anggota legiltaif kalau dalam perspektif itu jadi kayak kerja sambilan aja," tukasnya.

Tanggung jawab menteri terhadap departemen yang membawahi sampai ke daerah, kata Pram tentu jabatanya lebih berat daripada kepala daerah. Sehingga waktu menteri tidak akan cukup apalagi harus mempersiapkan sebagai caleg.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved