Pusat kekuasaan sedang alami crisis gezag

Minggu, 07 April 2013 - 13:38 WIB
Pusat kekuasaan sedang...
Pusat kekuasaan sedang alami crisis gezag
A A A
Sindonews.com - Fenomena kekerasan yang sedang melanda Indonesia, seperti kekerasan kelompok atau organisasi massa, kekerasan di Palopo, penyerbuan Lapas Cebongan, merupakan dampak dari krisis kewibawaan yang serius di pusat kekuasaan.

Krisis kewibawaan ini diistilahkan pengamat politik Mulyana W Kusumah sebagai crisis gezag. Seperti disampaikannya kepada Sindonews, Sabtu 6 April 2013 malam.

Untuk memulihkan crisis gezag, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan harus melakukan langkah-langkah konstitusional agar Indonesia dapat tetap sebagai negara hukum.

"Sebagaimana diamanatkan para pemimpin bangsa yang dituangkan dalam Penjelasan UUD 1945 (lama) dalam menjalankan pemerintahan negara, kekuasaan dan tanggung jawab adalah di tangan Presiden (concentration of power and responsibility upon the President)," tegasnya.

Menurutnya, tujuan bernegara dalam Pembukaan UUD 1945 untuk membentuk Pemerintah yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia akan gagal bila Presiden tidak mampu menjalankan tugas, wewenang, dan tanggung jawab konstitusional secara efektif.

Namun untuk memulihkan crisis gezag tidak hanya tugas presiden. Lembaga negara seperti MPR, DPR dan DPD di sisa masa jabatan 1,5 tahun juga harus memusatkan perhatian dan menjalankan peran dan fungsi untuk mengawal pencapaian tujuan-tujuan konstitusi dan penegakan kedaulatan hukum (The Rule of Law).

"Para aktor di lembaga-lembaga negara diharapkan tidak terjebak dalam sindroma selebritas dan membangun narasi politik untuk kepentingan pemilu," tukasnya.
(hyk)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Tentara Israel yang...
Tentara Israel yang Sedang Kunjungi Thailand Digugat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved