DPD nilai hakim nakal akibat lemahnya sanksi

Sabtu, 06 April 2013 - 05:29 WIB
DPD nilai hakim nakal...
DPD nilai hakim nakal akibat lemahnya sanksi
A A A
Sindonews.com - Meningkatnya kesejahteraan atau gaji hakim ternyata tidak mengurangi praktik-praktik kotor dilingkungan peradilan. Hal itu terbukti dari banyaknya laporan masyarakat terkait hakim nakal ke Komisi Yudisial (KY).

Pada tri wulan satu tahun 2013 ini setidaknya ada 537 laporan masyarakat yang masuk ke KY. Dari jumlah tersebut sebanyak 68 hakim nakal diperiksa, dan 23 diantaranya sudah diberikan sanksi.

Ketua Komite I DPD RI yang membidangi persoalan hukum, Alirman Sori menyatakan, masih banyaknya hakim nakal di lingkungan peradilan di Indonesia disebabkan oleh lemahnya sanksi yang diberikan oleh lembaga yang menaunginya.

"Pengawasan hakim masih lemah, dan bagi hakim nakal sanksinya juga lemah sehingga tidak menimbulkan efek jera” kata Alirman Sori kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Menurut dia, meningkatnya gaji hakim yang saat ini sudah berlansung tersebut tidak serta merta bias merubah mentalitas penegak hukum tersebut.

"Itu persoalannya mentalitas, berapa pun besarnya gajinya tidak akan menyulutkan niat hakim nakal itu untuk menerima suap," tegasnya.

Dia sangat menyanyangkan masih banyaknya praktik-praktik kotor seperti suap yang terjadi dilingkungan wakil tuhan tersebut, sehingga akibatnya kepercayaan public semakin berkurang. Padahal, imbuh Alirman, hakim tersebut merupakan benteng terakhir bagi masyarakat untuk mencari keadilan.

"Jika mentalitasnya itu yang salah apa jadinya peradilan kita nantinya," ungkapnya.
(kri)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved