Penyerangan LP Cebongan terkait dengan bisnis narkoba

Senin, 01 April 2013 - 23:37 WIB
Penyerangan LP Cebongan...
Penyerangan LP Cebongan terkait dengan bisnis narkoba
A A A
Sindonews.com - Penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, hingga menewaskan empat penghuni LP, diduga berkaitan dengan persaingan kartel narkoba di Indonesia.

Mantan Komandan Satgas Intel Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksamana Pertama TNI Purn Mulyo Wibisono menyebutkan, penyerangan ke LP Cebongan pada Sabtu 23 Maret 2013 dini hari, terindikasi adanya perseteruan antar gembong narkoba.

Menurutnya, empat tahanan yang tewas ditembak pasukan tidak dikenal itu merupakan tahanan yang terlibat narkoba. Jadi, kalau pun ada TNI atau polisi yang terlibat, itu merupakan oknum aparat yang terlibat juga dalam gembong peredaran narkoba

"Korbannya itu kan pakai narkoba. Justru kartel narkoba inilah yang membuat cover story, seolah-olah TNI dan Polri yang terlibat," ujarnya kepada wartawan, di kawasan Jakarta Pusat, Senin (1/4/2013).

Mulyo mengatakan, saat ini kondisi di lapangan tengah ada perebutan kekuasaan antar kartel narkoba. Maka dari itu, masih terlalu dini jika kasus tersebut disimpulkan dilakukan anggota TNI. "Sebab senjata yang digunakan dalam penyerangan tersebut tidak hanya dimiliki TNI," kata Mulyo.

Dia mengatakan, sebaiknya masyarakat menunggu lebih dulu hasil investigasi dan jangan mengambil kesimpulan terlalu dini. "Empat orang napi yang ditembak itu teribat narkoba. Lalu ngapain tentara ikut-ikutan sama polisi. kalau pun iya, tentara atau polisi itu pasti ikut terlibat narkoba juga," jelasnya.

Dalam penyerangan tersebut, kata Mulyo, tidak ada indikasi ataupun bukti keterlibatan anggota Komando pasukan khusus (Kopassus). Pasalnya, cara penyerangan Kopassus tidak seperti itu dengan memberondong begitu banyak peluru terhadap korban. "Prinsip bagi TNI adalah satu peluru satu nyawa," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Lari, Budaya, dan Keindahan...
Lari, Budaya, dan Keindahan Bali: Maybank Marathon 2025 Siap Dimulai
Penyelidikan Kasus Maybank
Penyelidikan Kasus Maybank
Total Kredit Maybank...
Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024
Sukses Digelar di Bali,...
Sukses Digelar di Bali, Elite Label Road Race Maybank Marathon 2024 Umumkan Para Juara
Kolaborasi Moduit dan...
Kolaborasi Moduit dan Maybank Sekuritas Hadirkan Penyediaan Fitur Investasi Saham
Maybank Indonesia Siap...
Maybank Indonesia Siap Gelar Maybank Marathon 2025 di Bali, Catat Tanggalnya!
Berita Terkini
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved