Ramadhan Pohan: Maafkan kami SBY

Senin, 01 April 2013 - 11:44 WIB
Ramadhan Pohan: Maafkan...
Ramadhan Pohan: Maafkan kami SBY
A A A
Sindonews.com - Kesediaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketua Umum Partai Demokrat untuk menggantikan Anas Urbaningrum disyukuri banyak kader partai itu. Meski hal tersebut disadari betul oleh kader Demokrat akan menambah beban bagi SBY.

"Sekarang ini lagi euforia dulu lah. Kami menikmati Pak SBY berkenan. Ini kami kan membebani Pak SBY, maafkan kamilah, kami menyadari itu," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2013).

Akan tetapi, Wakil Ketua Komisi I DPR ini membantah, jika kesediaan SBY menjadi Ketum Demokrat untuk memperluas kekuasaannya. Pasalnya jabatan Ketua Majelis Tinggi merupakan jabatan tertinggi di Partai Demokrat.

Dia mengatakan, setelah Pemilu 2014 mendatang kader Partai Demokrat tidak akan bergantung pada sosok SBY lagi. "Kami janji 2015 tidak akan bertumpu pada figur lagi, karena sudah lebih terbuka," kata dia.

Tak hanya itu, Ramadhan mengakui dalam proses penentuan SBY sebagai Ketum Demokrat tidak ada manuver yang berpotensi memecah belah internal partainya, sehingga SBY terpilih secara aklamasi.

"Secara politik hari ini, kita syukuri. Karena pemilihan Ketum tanpa money politic, tidak ada intimidasi dan terbuka oleh media massa dan low cost," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Semarang Menuju Pusat...
Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Infografis
Batal Bakar Taurat dan...
Batal Bakar Taurat dan Injil, Ahmad: Kami Tak Bakar Kitab Agama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved