Tak mudah bagi SBY memperbaiki elektabilitas Demokrat

Minggu, 31 Maret 2013 - 07:40 WIB
Tak mudah bagi SBY memperbaiki...
Tak mudah bagi SBY memperbaiki elektabilitas Demokrat
A A A
Sindonews.com - Terpilih secara aklamasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum. Kini SBY mempunyai tugas utama untuk memperbaiki elektabilitas Partai Demokrat jelang Pemilu 2014.

Kendati demikian, untuk memperbaiki citra partai tersebut, tidaklah semudah memutar balikkan telapak tangan, mesti ada perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan SBY.

"Itu tidak mudah, butuh perjuangan yang sangat keras. Menaikkan elektabilitas partai tidak hanya dengan duduk saja bisa memperbaiki elektabilitasnya," kata Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Budiatna saat dihubungi Sindonews, Minggu (31/3/2013).

Dia mengatakan, popularitas SBY di Pemilu 2014 mendatang sudah tidak bisa diandalkan untuk menaikkan elektabilitas partai itu. Karena, masyarakat sudah tidak percaya lagi terhadap SBY.

"Masyarakat sudah mencemooh prilaku SBY. Itu akibat ucapannya sendiri yang menjilat ludahnya sendiri. Ditambah popularitas SBY sudah menurun. Dia boleh saja kuasai partai, tapi di luar PD dia dicemooh," katanya.

Sebelumnya, Lembaga Survei Nasional (LSN) mengeluarkan hasil surveinya terkait dengan calon Ketua Umum partau Demokrat (Ketum PD). Dari hasil survei itu menyatakan, masyarakat tidak mengharapkan Ketua Majelis Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai ketua umum (Ketum) partai.

"Mayoritas publik tidak menyetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Publik menilai Presiden SBY tidak konsisten," kata Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry dalam siaran resminya yang diterima Sindonews, Jumat (29/3/2013).

Dia menjelaskan, SBY sering kali memerintahkan menterinya yang berasal dari partai politik (parpol) agar tetap fokus pada tugas kementeriannya daripada parpol masing-masing. Tetapi SBY sendiri yang mengkhianati ucapannya tersebut.

"Publik mengharapkan SBY sepenuhnya mencurahkan waktu untuk mengurus tugas-tugas negara dan pemerintahan," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved