PPPI klaim punya bukti otentik pelanggaran kode etik KPU

Selasa, 26 Maret 2013 - 15:27 WIB
PPPI klaim punya bukti...
PPPI klaim punya bukti otentik pelanggaran kode etik KPU
A A A
Sindonews.com - Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) mengaku memiliki sejumlah bukti otentik adanya pelanggaran yang sistemik dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Umum, Daniel Hutapea saat dalam persidangan lanjutan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengatakan, dari bukti yang dimilikinya itu sebenarnya ada partai di Senayan yang tidak lolos dalam verifikasi KPU.

"Kami memiliki data otentik dimana komisioner KPU melakukan kejahatan sistemik PAC (Pengurus Anak Cabang) partai Senayan pasti tidak lolos ada empat parpol yang masih tidak lolos Hanura, Golkar, PKS, PPP," ujar Daniel dalam persidangan di DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2013).

Dia mencontohkan, bukti pelanggaran pertama yang dilakukan Husni Kamil Manik cs adalah perubahan tanggap pengumuman hasil verifikasi administrasi yang seharusnya diumumkan pada 25 Oktober 2012 namun molor selama tiga hari.

Namun, dalam perubahan jadwal pengumuman itu tidak disertai Peraturan KPU (PKPU) yang semestinya ditandatangani oleh Menteri Hukum dan HAM. "Komisioner menjadi pesulap Kemkumham 31 Oktober diundangkan 25 sudah diundang," katanya.

Daniel mengatakan, KPU bekerja tidak terbuka. Dalam melakukan verifikasi administrasi dan faktual tidak transparan. Sesungguhnya, partai yang memiliki suara di DPR ada yang tidak lolos, namun diloloskan.

"Partai senayan yang tidak lolos diloloskan" pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Republik...
Pemerintah Republik Afrika Tengah Mengundurkan Diri
Prancis Kecam Perampasan...
Prancis Kecam 'Perampasan Kekuasaan' Oleh Rusia di Republik Afrika Tengah
Bom Rakitan Meledak,...
Bom Rakitan Meledak, 3 Personel Pasukan PBB di Republik Afrika Tengah Tewas
Terima Bom Parsel, Diplomat...
Terima Bom Parsel, Diplomat Rusia Terluka
Prancis Tarik Pulang...
Prancis Tarik Pulang Pasukan Terakhir dari Republik Afrika Tengah
Satuan Formed Police...
Satuan Formed Police Unit Indonesia Sabet Penghargaan dari SRSG
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Sejarah Terbentuknya...
Sejarah Terbentuknya Tim Wingsuit Kopasgat, Minimal Punya 1.500 Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved