Komnas Anak & Perempuan diminta bersikap terhadap KPK

Jum'at, 24 Mei 2013 - 16:44 WIB
Komnas Anak & Perempuan...
Komnas Anak & Perempuan diminta bersikap terhadap KPK
A A A
Sindonews.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Komnas Perempuan diminta bersikap terhadap upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil Darin Mumtazah terkait kasus yang melibatkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menilai, usia Darin masih muda.

"Harusnya Komnas Anak bekerja di pihak pelanggaran hak anak. Harusnya Komnas Perempuan di pihak perempuan, Komnas HAM harusnya bekerja memberantas kecenderungan negara melabrak individu," ujarnya di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).

Anggota Komisi III DPR ini menilai, pemanggilan Darin tidak bersifat signifikan. Maka itu, dia berharap siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang disebut-sebut terkait Luthfi Hasan Ishaaq itu sebaiknya tidak perlu memenuhi panggilan KPK. "Untuk apa? Kalau saya jadi Darin, saya tidak akan datang," tukasnya.

Seperti ramai diberitakan, Darin Mumtazah disebut-sebut sebagai istri siri Luthfi Hasan Ishaaq. sementara, Luthfi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap impor daging sapi.
(kur)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved