Kasus LHI tak membuat kader PKS pecah kongsi

Jum'at, 24 Mei 2013 - 15:59 WIB
Kasus LHI tak membuat...
Kasus LHI tak membuat kader PKS pecah kongsi
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui, kasus dugaan suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), mengganggu konsentrasi kader daerah.

Namun meski berpengaruh dengan kinerja kader PKS, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Utara, Amir Liputo mengungkapkan, kasus tersebut tidak membuat soliditas kader mereka khususnya di daerah terpecah.

"Saya kira di PKS sudah ada sistem, saya kira sistem baku di PKS, kita tidak sulit-sulit kok," kata Amir di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).

Sebelumnya, Amir Liputo mengungkapkan, kasus tersebut cukup berpengaruh, hingga memaksa mereka untuk bekerja lebih giat guna mensukseskan target tiga besar di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

"Saya kira mengakui secara jujur tentu mengganggu, tetapi dengan kerja presiden partai, insya Allah mudah-mudahan tidak bermasalah dan kerja kita lipat ganda. Tetapi kami di wilayah harus tetap optimis. Kita harus yakin dan kerja keras, soal pengaruh mau tidak mau berpengaruh," ucapnya.

Ia pun mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa LHI, namun dirinya tetap mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan. "Tentu kami di wilayah prihatin karena untuk pertama kali partai yang pertama kali menurut kami luar biasa, kami prihatin, semoga bisa diselesaikan sejelas-jelasnya agar kami di daerah menerima dengan jelas," terangnya.
(maf)
Berita Terkait
PKS Salurkan 18 Ribu...
PKS Salurkan 18 Ribu Kornet Daging Kurban untuk Ketahanan Pangan
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Mantan Presiden PKS...
Mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Bebas Bersyarat Sejak 6 Mei 2024
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved