Priyo diduga menerima fee dari Fahd

Kamis, 21 Maret 2013 - 20:38 WIB
Priyo diduga menerima...
Priyo diduga menerima fee dari Fahd
A A A
Sindonews - Ketua Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR) Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq mengakui, telah memberikan fee dari proyek pengandaan Alquran di Kementerian Agama (Kemenag) yang dimainkan Zulkarnaen Djabar.

Kendati demikian, Fahd mengatakan, Zulkarnaen tidak mengetahui soal pembagian fee tersebut. Karena, hanya dia yang mempunya nama-nama penerima fee dari dirinya. Dalam catatan itu ada nama Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Maka itu, politikus Partai Golkar tersebut terindikasi menerima fee dari Fahd dalam proyek pengadaan Alquran.

"Sudah (dibagikan). Uang di depan semua," ungkap Fahd saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2013).

Terpidana kasus dugaan suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) itu mengatakan, catatan itu dibuatnya hanya seorang diri. Maka itu, dia tahu siapa saja yang mendapatkan fee dari semua proyek yang ditanganinya. "Iyaa (saya membuat catatan), yang pernah di geledah di rumah Vasco atau Rizki," ungkapnya.

Sebelumnya, dalam dakwaan Dendy diketahui jika Fahd El Fouz melakukan perhitungan pembagian fee yang dicatat dalam sebuah kertas pada tahun anggaran 2011-2012 yang intinya sebagai berikut :

Untuk pekerjaan pengadaan laboratorium komputer di MTs tahun anggaran 2011 senilai Rp31,2 miliar yaitu:

1. Senayan atau ZD enam persen.
2. Vasco atau Syamsu dua persen.
3. Kantor 0,5 persen.
4. PBS atau Priyo Budi Santoso satu persen.
5. Fahd sebesar 3,25 persen,
6. Dendy sebesar 3,25 persen.

Fee dari pengadaan Alquran tahun anggaran 2011 dengan nilai Rp22 miliar.

1. Senayan ZD 6,5 persen.
2. Vasco atau Syamsu tiga persen.
3. PBS atau Priyo Budi Santoso 3,5 persen.
4. Fahd lima persen.
5. Dendy empat persen.
6. Kantor satu persen.

Fee dari pekerjaan penggandaan Alquran tahun anggaran 2012 dengan nilai Rp50 miliar.

1. Senayan ZD delapan persen.
2. Vasco Syamsu 1,5 persen.
3. Fahd 3,25 persen.
4. Dendy 2,25 persen.
5. Kantor satu persen.
(mhd)
Berita Terkait
PT Semen Tonasa Bantu...
PT Semen Tonasa Bantu Pengadaan Alquran Braille untuk Tunanetra
KPK Koordinasi Penanganan...
KPK Koordinasi Penanganan Korupsi Benih Bawang Merah di NTT
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi MAN Model 1 Manado Segera Disidangkan
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101 Jhon Irfan Kenway
Rugikan Negara Rp30,2...
Rugikan Negara Rp30,2 Miliar, KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Lahan PTPN XI
Tersangka Korupsi Damkar...
Tersangka Korupsi Damkar Depok Bertambah, PNS Pejabat Pengadaan
Berita Terkini
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved