KPK bisa gandeng PPATK usut pengakuan Yulianis

Kamis, 21 Maret 2013 - 04:09 WIB
KPK bisa gandeng PPATK...
KPK bisa gandeng PPATK usut pengakuan Yulianis
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimungkinkan untuk meminta bantuan Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menelusuri dugaan penerimaan dana sebesar 200 ribu USD terkait Kongres Partai Demokrat, 2010 lalu.

Peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Gajah Mada (UGM), Oce Madril menjelaskan, hal tersebut untuk membantu KPK dalam melakukan validasi terhadap pengakuan Yulianis perihal adanya aliran dana tersebut ke Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

“KPK juga bisa minta bantuan PPATK untuk telusuri transaksi mencurigakan yang dilakukan Ibas,“ kata Oce saat dihubungi Sindonews, Kamis (21/3/2013).

Oce menegaskan, bantuan tersebut bisa dilakukan dengan cara melakukan penelusuran terhadap transaksi rekening ke PT Grup Permai, salah satu perusahaan milik mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat M Nazaruddin.

Sebelumnya Juru Bicara (Jubir) KPK Johan menegaskan, saat ini pihaknya belum terlalu memerlukan Ibas walaupun dia sudah menyatakan kesiapannya untuk diperiksa dan dimintai keterangannya.

“Sejauh ini belum ada keperluan KPK memeriksa Ibas. Tapi kami apresiasi Ibas punya informasi yang bisa sharing kepada KPK,“ ucap Johan Budi di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 20 Maret 2013.

Sebelumnya diberitakan, Ibas mengaku siap apabila dipanggil untuk memberikan keterangan. Hal itu terkait pernyataan Yulianis, yang menudingnya menerima USD 200 ribu USD saat Kongres Demokrat di Bandung, pada 2010 lalu.

"Manakala KPK telah memiliki fakta hukum terkait pemberitaan tentang saya tersebut, saya setiap saat sangat siap untuk memberikan keterangan kepada KPK agar persoalan ini menjadi lebih jelas," kata Ibas di Mapolda Metro Jaya.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved