KPU jangan berpikir dangkal tanggapi PKPI & PBB

Selasa, 19 Maret 2013 - 17:08 WIB
KPU jangan berpikir...
KPU jangan berpikir dangkal tanggapi PKPI & PBB
A A A
Sindonews.com - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang meloloskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi peserta Pemilu 2014 setelah berhasil menang di sidang gugatan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN), terus mendapat sorotan.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrullah mengatakan, keputusan KPU tersebut, tetapi tidak berlaku untuk Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang menang disidang ajudikasi Bawaslu, menurutnya KPU belum menjalankan perundang-undangan dengan sepenuhnya.

"PKPI juga sama melalui banding administrasi di Bawaslu, karena itu sangat tidak etis dan bermoral jika pemaknaan ini hanya setengah-setengah, jangan dangkal berpikir," jelas Nasrullah dalam konferensi persnya di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2013).

Lebih lanjut dia mengatakan, tidak ada perbedaan antara proses yang dijalankan Partai Bulan Bintang (PBB) dengan apa yang dijalankan PKPI dalam memperjuangan untuk ikut Pemilu 2014 mendatang.

"Bahwa PBB mampu menyelesaikan melalui PT TUN, toh karena proses administrasi melalui Bawaslu sebelumnya," pungkasnya.

Sebelumnya, melalui surat keputusan Nomor 142 tahun 2013, KPU meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 yang telah menang dalam sidang gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) beberapa waktu lalu.

"Oleh karenanya, KPU dengan pertimbangan hal-hal yang saya sampaikan sampai pada kesimpulan bahwa KPU menindaklanjuti putusan PT TUN dengan menerbitkan surat keputusan 142 tahun 2013 tentang penetapan Partai Bulan Bintang sebagai peserta Pemilu 2014," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik, dalam konferensi persnya di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2013.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved