Saurip Kadi: SBY antarkan negara pada kepunahan
Jum'at, 15 Maret 2013 - 20:47 WIB
Saurip Kadi: SBY antarkan negara pada kepunahan
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai telah terjebak dalam sistem kenegaraan yang semrawut, amburadul, tidak sistemik.
Hal itu terjadi akibat dari amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang dilakukan tanpa mengubah rancang bangun, dari semula negara otoriter menjadi negara demokrasi secara holistik.
"Amandemen itu dilakukan langsung menukik ke perubahan pasal-pasal," ujar Mayjen TNI (purn) Saurip Kadi melalui rilisnya kepada Sindonews, Jumat (15/3/2013).
Menurut alumni Akademi Militer (Akmil) seangkatan dengan SBY ini, Amien Rais dan kawan-kawalah yang telah mengamandemen UUD 45 tanpa paham arsitektur dari sebuah negara demokrasi.
"Siapapun presidennya, tanpa berani tampil dengan out of the box untuk mengubah platform sistem kenegaraan hasilnya sama saja dan malah akan mengantar NKRI punah," tegas mantan Asisten Staf Teritorial Angkatan Darat ini.
Lanjut Saudi, saat ini terjadi akumulasi residu masa lalu, sebab SBY sengaja membiarkan permasalahan yang timbul selama kekuasaan berada di tangannya.
"Maka hari-hari ini apa yang tidak amburadul? Partai-partai amburadul, DPR amburadul, hukum amburadul, pemerintahan dikuasai mafia, bahkan TNI sebagai Penjaga keamanan negara dengan Polisi yang tugasnya sebagai Pengayom masyarakat saling serang," keluh Saurip.
Hal itu terjadi akibat dari amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang dilakukan tanpa mengubah rancang bangun, dari semula negara otoriter menjadi negara demokrasi secara holistik.
"Amandemen itu dilakukan langsung menukik ke perubahan pasal-pasal," ujar Mayjen TNI (purn) Saurip Kadi melalui rilisnya kepada Sindonews, Jumat (15/3/2013).
Menurut alumni Akademi Militer (Akmil) seangkatan dengan SBY ini, Amien Rais dan kawan-kawalah yang telah mengamandemen UUD 45 tanpa paham arsitektur dari sebuah negara demokrasi.
"Siapapun presidennya, tanpa berani tampil dengan out of the box untuk mengubah platform sistem kenegaraan hasilnya sama saja dan malah akan mengantar NKRI punah," tegas mantan Asisten Staf Teritorial Angkatan Darat ini.
Lanjut Saudi, saat ini terjadi akumulasi residu masa lalu, sebab SBY sengaja membiarkan permasalahan yang timbul selama kekuasaan berada di tangannya.
"Maka hari-hari ini apa yang tidak amburadul? Partai-partai amburadul, DPR amburadul, hukum amburadul, pemerintahan dikuasai mafia, bahkan TNI sebagai Penjaga keamanan negara dengan Polisi yang tugasnya sebagai Pengayom masyarakat saling serang," keluh Saurip.
(lns)