Nasib pengganti Anas di Demokrat tergantung DPC & DPD
Senin, 11 Maret 2013 - 13:27 WIB
Nasib pengganti Anas di Demokrat tergantung DPC & DPD
A
A
A
Sindonews.com - Dinamika politik internal Partai Demokrat terus meningkat jelang kongres luar biasa (KLB). Sejumlah nama untuk bakal calon Ketua Umum (Ketum) Partai baik dari internal maupun dari eksternal.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Nurhayati Alie Assegaf mengaku tidak ambil pusing dengan perkembangan situasi politik di internalnya. Menurutnya, siapa yang akan menjadi pengganti Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat akan ditentukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
"Saya kira semua punya kans bagus, tapi tergantung, karena yang punya hak suara kan DPC dan DPD," ujar Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2013).
Namun demikian, ketika dikonfirmasi kapan pastinya pelaksanaan KLB tersebut, dia belum dapat mengatahui secara pasti. Ketua Fraksi Fraksi Partai Demokrat di DPR ini hanya mengatakan, yang menentukan kapan dan dimana pelaksanaan KLB tersebut adalah Majelis Tinggi Partai. "Saya belum tahu, karena saya hanya mengikuti dari media," tukasnya.
Pada kesempatan itu, dia hanya berharap, Ketua Umum yang baru nanti bisa mengkonsolidasikan dan mengatasi persoalan yang tengah dihadapi partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Saya akan mendengar dan menunggu nanti yamg menjadi Ketua Umum," pungkasnya.
Seperti diketahui, jelang KLB Partai Demokrat sejumlah nama dikabarkan siap untuk memperebutkan kursi yang ditinggalkan oleh Anas Urbaningrum itu. Mereka dari kalangan internal antara lain, Marzuki Alie, Saan Mustopa, Sukarwo.
Bahkan dari kalangan luar Partai Demokrat juga disebut-sebut berpotensi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, antara Kelapa Staf Angkatan Darat (KASAD) yang juga Ipar SBY yaitu Pramono Edhie Wibowo dan Menteri Perdagangan yang juga dikenal cukup dekat dengan SBY yaitu, Gita Wirjawan.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Nurhayati Alie Assegaf mengaku tidak ambil pusing dengan perkembangan situasi politik di internalnya. Menurutnya, siapa yang akan menjadi pengganti Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat akan ditentukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
"Saya kira semua punya kans bagus, tapi tergantung, karena yang punya hak suara kan DPC dan DPD," ujar Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2013).
Namun demikian, ketika dikonfirmasi kapan pastinya pelaksanaan KLB tersebut, dia belum dapat mengatahui secara pasti. Ketua Fraksi Fraksi Partai Demokrat di DPR ini hanya mengatakan, yang menentukan kapan dan dimana pelaksanaan KLB tersebut adalah Majelis Tinggi Partai. "Saya belum tahu, karena saya hanya mengikuti dari media," tukasnya.
Pada kesempatan itu, dia hanya berharap, Ketua Umum yang baru nanti bisa mengkonsolidasikan dan mengatasi persoalan yang tengah dihadapi partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Saya akan mendengar dan menunggu nanti yamg menjadi Ketua Umum," pungkasnya.
Seperti diketahui, jelang KLB Partai Demokrat sejumlah nama dikabarkan siap untuk memperebutkan kursi yang ditinggalkan oleh Anas Urbaningrum itu. Mereka dari kalangan internal antara lain, Marzuki Alie, Saan Mustopa, Sukarwo.
Bahkan dari kalangan luar Partai Demokrat juga disebut-sebut berpotensi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, antara Kelapa Staf Angkatan Darat (KASAD) yang juga Ipar SBY yaitu Pramono Edhie Wibowo dan Menteri Perdagangan yang juga dikenal cukup dekat dengan SBY yaitu, Gita Wirjawan.
(kur)