HT: Pemimpin harus berani berantas korupsi
Minggu, 10 Maret 2013 - 17:44 WIB
HT: Pemimpin harus berani berantas korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin Indonesia sekarang ini dan di masa mendatang harus memiliki integritas dan kapabilitas yang tinggi.
Hal demikian dikatakan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo dalam sebuah diskusi dengan Tema 'Memperkokoh komitmen kebangsaan untuk kesejahteraan Indonesia' di Kompleks Liga Mas Indah, Blok H1/8, Pancoran, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (10/3/2013).
Aturan yang sudah ada di Indonesia sudah jelas mengenai masalah korupsi. Implementasinya pun sudah jelas. Maka, kata Hary, seorang pemimpin negara ini harus berani menegakkan aturan tentang pemberantasan korupsi.
"Jadi pemimpin masa depan itu harus bisa melakukan itu. Jadi, pemimpin itu harus punya integritas, punya kapabilitas," ujar Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Persatuan Indonesia (Perindo) itu.
Dia yakin seorang pemimpin negara tak akan berani menegakkan pemberantasan korupsi di negara ini, jika terlalu banyak konflik interest.
"Kalau terlalu banyak konflik interest pasti enggak akan bisa," pungkasnya.
Hal demikian dikatakan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo dalam sebuah diskusi dengan Tema 'Memperkokoh komitmen kebangsaan untuk kesejahteraan Indonesia' di Kompleks Liga Mas Indah, Blok H1/8, Pancoran, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (10/3/2013).
Aturan yang sudah ada di Indonesia sudah jelas mengenai masalah korupsi. Implementasinya pun sudah jelas. Maka, kata Hary, seorang pemimpin negara ini harus berani menegakkan aturan tentang pemberantasan korupsi.
"Jadi pemimpin masa depan itu harus bisa melakukan itu. Jadi, pemimpin itu harus punya integritas, punya kapabilitas," ujar Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Persatuan Indonesia (Perindo) itu.
Dia yakin seorang pemimpin negara tak akan berani menegakkan pemberantasan korupsi di negara ini, jika terlalu banyak konflik interest.
"Kalau terlalu banyak konflik interest pasti enggak akan bisa," pungkasnya.
(hyk)